PENGARUH KONSENTRASI KADMIUM (Cd) TERHADAP PERSENTASE ANAKAN JANTAN Brachionus plicatilis

NURINA WIDIASTUTI, 060610010P (2011) PENGARUH KONSENTRASI KADMIUM (Cd) TERHADAP PERSENTASE ANAKAN JANTAN Brachionus plicatilis. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-widiastuti-22613-3.ringk-n.pdf

Download (579kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PK.BP 43-12.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kandungan logam berat di perairan laut mendapat perhatian yang cukup besar bagi para ahli toksikologi. Salah satu logam berat yang dapat masuk dan terakumulasi di dalam tubuh biota laut adalah kadmium (Cd). Pencemaran logam berat tersebut dapat menyebabkan Itai-itai disease di Jepang dan di Surabaya Cd terakumulasi di dalam tubuh kerang hijau (Perna viridis) sebesar 0,08 ppm. Nilai ambang batas Cd di perairan laut menurut Peraturan Pemerintah RI No. 20 Tahun (1990) adalah 0,01 mg/l. Brachionus plicatilis merupakan organisme akuatik yang mempunyai sifat filter feeder yaitu menyaring partikel dari media hidupnya termasuk logam berat dan juga memiliki sifat yang sensitif terhadap ketersediaan pakan, kepadatan dan polutan contohnya logam berat Cd. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Cd terhadap persentase jenis kelamin anakan B. plicatilis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2011 di Laboraboraturium Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan A konsentrasi 0,01 mg/l; perlakuan B konsentrasi 0,001 mg/l; perlakuan C 0,0001 mg/l; dan perlakuan D (kontrol) dengan konsentrasi 0 mg/l. Data hasil penelitian di analisis menggunakan Analisis of Variance (Anava), apabila data yang dihasilkan terdapat perbedaan maka dilakukan uji lanjutan yaitu Uji Jarak Berganda Duncan. Data yang dihasilkan akan diolah kembali menggunakan grafik regresi linear untuk mengetahui besar peningkatan yang terjadi pada setiap perlakuan. Selama penelitian berlangsung dilakukan pengukuran kualitas air : suhu, pH, DO dan ammonia, dimana parameter tersebut diukur untuk menjaga kualitas air tiap perlakuan dalam kisaran optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pemaparan logam berat Cd terhadap betina B. plicatilis dewasa memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap persentase jenis kelamin anakan jantan B. plicatilis. Hal tersebut dapat terjadi karena pencemaran logam berat Cd akan mempengaruhi sistem endokrin di dalam=tubuh B. plicatilis sehingga menyebabkan betina dewasa amiktik menghasilkan mixis inducing protein (MIP). MIP membuat betina amiktik menghasilkan betina miktik yang selanjutnya akan menghasilkan anakan jantan. Pengolahan data menggunakan regresi polynomial menghasilkan persamaan y=-0,061x2+0,465x. Persamaan regresi tersebut dapat digunakan untuk mengetahui konsentrasi Cd di dalam perairan berdasarkan besar persentase anakan jantan B. plicatilis. Kisaran kualitas air selamac penelitian antara lain : suhu berkisar antara 30-31oC; pH berkisar antara 7-8; DO berkisar antara 4-6 mg/l; dan ammonia berkisar antara 0,003-0,03 mg/l. kisaran kualitas tesebut dalam kondisi yang optimum untuk kultur B. plicatilis

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK-2 PK.BP 43/12 Wid p
Uncontrolled Keywords: PERSENTASE ANAKAN JANTAN
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
NURINA WIDIASTUTI, 060610010PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorA. Shofy Mubarak, S.Pi., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 25 Jan 2013 12:00
Last Modified: 03 Aug 2016 06:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26135
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item