DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L.) TERHADAP Micrococcus luteus SECARA IN VITRO

WILUJENG DWI JAYANTI, 060710300P (2014) DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L.) TERHADAP Micrococcus luteus SECARA IN VITRO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-jayantiwil-33502-4.ringk-n.pdf

Download (250kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PK.BP 98-14.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit merupakan salah satu faktor penyebab ketidakberhasilan budidaya ikan karena dapat menyebabkan kematian dalam jumlah besar. Salah satu penyakit dapat disebabkan oleh bakteri. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri sering didukung oleh tingginya kadar bahan organik yang ada di perairan. Salah satu penyakit infeksius adalah Micrococcosis. Micrococcosis merupakan salah satu penyakit bakteri pada ikan yang disebabkan oleh bakteri Gram positif berbentuk bulat yaitu Micrococcus luteus. Penyakit Micrococcosis biasa ditemukan pada ikan air tawar Pencegahan dan pengobatan penyakit ikan selama ini menggunakan bahan kimia dan antibiotik. Antibiotik juga memiliki kelemahan sehingga penelitian ini mencoba mencari bahan alami untuk mencegah dan mengobati penyakit Micrococcus. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun kemangi (Ocimum sanctum Linn.). Penelitian ini mencoba menggunakan ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum Linn.) sebagai antibakteri terhadap Micrococcus luteus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC) dari ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum Linn.) terhadap Micrococcus luteus. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 13 – 20 September 2011 di Balai Karantina Ikan Kelas I Juanda dan Laboratorium Bahan Organik Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga Surabaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental. Parameter yang diamati adalah Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC). Hasil yang diamati akan dianalisi secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kemangi mempunyai daya antibakteri terhadap Micrococcus luteus. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan pada konsentrasi 12,5 % ekstrak daun kemangi dapat menghambat pertumbuhan Micrococcus luteus sedangkan pada konsentrasi 25% ekstrak daun kemangi dapat membunuh bakteri Micrococcus luteus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK.BP.98/14 Jay d
Uncontrolled Keywords: ANTIBAKTERI
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
WILUJENG DWI JAYANTI, 060710300PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorRahayu Kusdarwati,, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 17 Oct 2014 12:00
Last Modified: 03 Aug 2016 07:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26146
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item