DETEKSI LOGAM TIMBAL (Pb) PADA IKAN NILA Oreochromis niloticus) DI SEPANJANG SUNGAI KALIMAS SURABAYA

JAKFAR, 060410140P (2013) DETEKSI LOGAM TIMBAL (Pb) PADA IKAN NILA Oreochromis niloticus) DI SEPANJANG SUNGAI KALIMAS SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-jakfar-27906-3.ringk-n.pdf

Download (83kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULTTEXT JAKFAR.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Limbah industri dan limbah perkotaan yang mengandung logam berat dapat mencemari perairan sungai maupun laut. Logam berat dibedakan menjadi dua bagian yaitu esensial dan non esensial, logam berat non esensial dapat bersifat toksik bagi mahluk hidup baik manusia maupun ikan. Logam berat yang masuk perairan akan mengalami pengendapan pada sedimen serta terserap pada tubuh ikan salah satu logam berat yang berbahaya adalah timbal. Berdasarkan SNI tahun 2009 kandungan maksimal timbal pada ikan adalah 0,3 mg/l, pada air sungai 0,2 mg/l sedangkan kandungan maksimal timbal pada sedimen adalah o,2 mg/l Penelitian ini bertujuan mengetahui kandungan timbal pada ikan nila, air sungai dan sedimen. Proses pengambilan sampel dilakukan di sungai Kalimas Surabaya. Penelitian ini bersifat deskriptif, analisis kandungan hasil timbal dilakukan pembacaan dengan menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) dengan panjang gelombang 283,3 Berdasarkan hasil analisis kandungan timbal yang terdapat pada ikan nila adalah 0,025 mg/l,pada air 0,0398 mg/l dan pada sedimen adalah 0,242 mg/l Berdasarkan hasil analisis kadar timbal yang terdapat pada ikan nila dan air sungai Kalimas Surabaya tidak melebihi nilai ambang batas berdasarkan SNI, sedangkan pada sedimen sungai Kalimas berada didalam ambang batas yang ditentukan SNI. Translation: Industrial and urban waste that contain heavy metal can pollute river and marine water. Heavy metal entering water will be suspended in sediment and absorbed by fish body, one of hazardous metal is Lead. Based on SNI 2009, Lead maximum level in fish is 0,3 mg/l, in river water is 0,2 mg/l while maximum level on sediment is 0.2 mg/l. This research aimed to identify Lead level on nila fish, river water and sediment. Sample collection was performed in Kalimas river of Surabaya. This research was descriptive, analysis of Lead result level was performed by Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) reading with 283,3 wavelength. Based on analysis result Lead level contained in Nila fish is 0,025 mg/l, on water of 0.0398 mg/l and on sediment of 0,242 mg/l. Based on the analysis Lead level on nila fish and water of Kalimas river Surabaya is not exceeding the threshold according to SNI, while Lead level on sediment of Kalimas river is in the threshold provided by SNI.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 33/13 Jak d
Uncontrolled Keywords: LEAD; OREOCHROMIS
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD419-428 Water pollution
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
JAKFAR, 060410140PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAgustono,, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email dewi@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 01 Nov 2013 12:00
Last Modified: 06 Sep 2016 07:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26169
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item