STUDI PERBANDINGAN KEMAMPUAN Nannochloropsis sp. DAN Chlorella sp. SEBAGAI AGEN BIOREMEDIASI TERHADAP LOGAM BERAT TIMBAL (Pb)

KHILYATUN NISAK, 140911120 (2013) STUDI PERBANDINGAN KEMAMPUAN Nannochloropsis sp. DAN Chlorella sp. SEBAGAI AGEN BIOREMEDIASI TERHADAP LOGAM BERAT TIMBAL (Pb). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-nisakkhily-27909-4.ringk-n.pdf

Download (137kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
fulltext nisak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Nannochloropsis sp. adalah alga bersel satu yang umumnya dibudidayakan di pembenihan ikan sebagai pakan rotifer (Wisnu, 2006). Mikroalga jenis Nannochloropsis sp. dapat digunakan sebagai biosorben logam berat karena memiliki kemampuan adsorbsi yang disebabkan adanya gugus aktif yang terkandung di dalamnya (Sembiring et al., 2008). Chlorella sp. merupakan salah satu spesies fitoplankton yang memiliki kemampuan bioakumulasi logam berat dan mudah dibudidayakan (Arifin, 1997). Timbal (Pb) merupakan mineral yang tergolong mikroelemen, merupakan logam berat dan berpotensi menjadi bahan toksik. Jika terakumulatif dalam tubuh, maka berpotensi menjadi bahan toksik pada mahluk hidup. Badan perairan yang telah tercemar senyawa atau ion-ion Pb, dapat mengakibatkan kematian bagi biota perairan karena jumlah Timbal (Pb) yang ada dalam badan perairan melebihi konsentrasi yang semestinya, (Palar, 2004). Salah satu cara untuk mengantisipasi meningkatnya pencemaran logam berat dalam suatu perairan adalah dengan cara bioremediasi. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental, rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dengan lima ulangan. Konsentrasi logam berat Timbal (Pb) yang digunakan adalah 0 ppm dan 0,9 ppm. Parameter utama dalam penelitian ini adalah kemampuan bioremediasi Timbal (Pb) oleh Nannochloropsis sp. dan Chlorella sp. Pengujian kandungan Timbal (Pb) yang terkandung didalam media dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya. Hasil analisis spss uji normalitas dan uji T 95% pada kemampuan Nannochloropsis sp. dan Chlorella sp. dalam menyerap logam berat Timbal (Pb) konsentrasi 0 ppm dan 0,9 ppm menunjukkan bahwa data hasil yang didapatkan normal dan berbeda nyata / significant. Sedangkan analisis spss uji T pada perbandingan kemampuan penyerapan logam berat Timbal (Pb) konsentrasi 0 ppm dan 0,9 ppm oleh Nannochloropsis sp. dan Chlorella sp. menunjukkan bahwa hasil tidak berbeda nyata / non significant. Pada hasil rata-rata yang didapatkan, Nannochloropsis sp. mempunyai kemampuan yang lebih tinggi dibandingkan Chlorella sp. dalam proses bioremediasi logam berat Timbal (Pb). Hasil penyerapan logam berat Timbal (Pb) tertinggi terdapat pada perlakuan A yaitu Nannochloropsis sp. dengan konsentrasi Timbal 0 ppm dan Penyerapan logam berat Timbal (Pb) terendah terdapat pada perlakuan D yaitu Chlorella sp. dengan konsentrasi Timbal 0,9 ppm Nannochloropsis sp. is a single-celled algae that commonly cultivated in fish hatchery as feed for rotifer (Brown, 2006). Microalgae species Nannochloropsis sp. can used as heavy metal biosorben because of it’s adsorption capability that caused by the active cluster which contained in that species (Sembiring et al., 2008). Chlorella sp. is one of phytoplankton species that has the bioaccumulation ability of heavy metals and easily cultivated (Arifin, 1997). Plumbum (Pb) is a mineral belonging to microelements, is a heavy metal and is a potentially toxic material. If this mineral accumulated in the body, it has the potential to be a toxic substance in living beings. Water bodies that have been polluted by compounds or ions Pb because can lead to the death of aquatic biota, the number of Plumbum (Pb) present in water bodies exceeding the proper concentration (Palar, 2004). One way to anticipate the increasing heavy metal pollution in the water is to bioremediation. The research using experimentally, the research design used was completely randomized design (CRD) consisting of four treatments with five replications. The concentrations of heavy metals Plumbum (Pb) used is 0 ppm and 0.9 ppm. The main parameters in this study is the ability of bioremediation Plumbum (Pb) by Nannochloropsis sp. and Chlorella sp. Testing the content of Plumbum (Pb) contained in the water is done at the Center for Health Laboratory Surabaya. SPSS analytics normality test results and test the ability of T 95% in Nannochloropsis sp. and Chlorella sp. in absorbing heavy metals Plumbum (Pb) concentrations of 0 ppm and 0.9 ppm indicate that the data is normal and the results obtained were significantly different / significant. While the analysis of SPSS test T on heavy metal absorption capability comparison Plumbum (Pb) concentration of 0 ppm and 0.9 ppm by Nannochloropsis sp. and Chlorella sp. showed that the results were not significantly different / non significant. On average results obtained, Nannochloropsis sp. have a higher capacity than Chlorella sp. in the bioremediation process of heavy metals Plumbum (Pb). The absorption of heavy metals Plumbum (Pb) is highest in treatment A is Nannochloropsis sp. with a concentration 0 ppm of Plumbum and absorption of heavy metals Plumbum (Pb) are the lowest in the D treatment Chlorella sp. with a concentration 0.9 ppm of Plumbum

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 34/13 Nis s
Uncontrolled Keywords: LEAD; BIOREMEDIATION
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD172-193.5 Environmental pollution
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
KHILYATUN NISAK, 140911120UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBoedi Setya Rahardja,, Ir., MP.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email dewi@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 01 Nov 2013 12:00
Last Modified: 06 Sep 2016 04:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26170
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item