PENGARUH LAMA WAKTU HENTI OBAT (Withdrawl Time) TERHADAP RESIDU CHLORAMPHENICOL PADA UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii)

LABUDA NURHAMIDA, 060810314P (2013) PENGARUH LAMA WAKTU HENTI OBAT (Withdrawl Time) TERHADAP RESIDU CHLORAMPHENICOL PADA UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-nurhamidal-27942-3.ringk-n.pdf

Download (85kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT NURHAMIDA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (684kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor udang terbesar di dunia terutama ke pasar Jepang, Amerika Serikat dan Uni Eropa, akan tetapi posisi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakin merosot dan digeser oleh Thailand, Cina bahkan Vietnam. Hal ini disebabkan oleh menurunnya daya saing udang Indonesia di pasar internasional baik karena masalah efisiensi usaha, mutu dan sanitasi khususnya yang berkaitan dengan isu antibiotik. Penggunaan antibiotik banyak dilakukan dalam budidaya udang. Antibiotik yang digunakan dalam akuakultur antara lain chloramphenicol, tetracycline, florphenicol, oxytetracycline, dan lain sebagainya. Chloramphenicol biasa digunakan untuk menanggulangi infeksi bakteri Aeromonas, Pseudomonas, Mycoplasma, dan Enterobacteriaceae. Penggunaan antibiotik seharusnya mematuhi aturan. Pelanggaran terhadap waktu henti obat menyebabkan terbentuknya residu antibiotik pada udang. Beberapa golongan residu antibiotik akan berkurang aktivitasnya apabila mengalami proses pemanasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu henti obat dalam menurunkan jumlah residu chloramphenicol yang terdapat dalam udang galah (Macrobrachium rosenbergii). Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan empat perlakuan P0 (kontrol), P1 (residu chloramphenicol dalam 1 minggu),P2 (residu chloramphenicol dalam 2 minggu), dan P3 (residu chloramphenicol dalam 3 minggu). Data yang diperoleh disajikan secara deskriptif yaitu penyajian data dengan memaparkan data dalam bentuk penjelasan, angka dan gambar yang dideskripsikan sehingga lebih mudah dibaca dan dipahami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai residu chloramphenicol semakin menurun dari minggu pertama sampai minggu ketiga. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin lama withdrawl time maka semakin rendah nilai residu yang ada. Translation: Indonesia is one of the world's largest shrimp exporter especially to Japanese, United States and European Union, but the position of Indonesia in recent years are declining and shifted by Thailand, China and Vietnam. It is caused by a decline in the competitiveness of Indonesian shrimp in the international market due to efficiency, quality and sanitation issues specifically related to the issue of antibiotics. The use of antibiotics in shrimp farming is mostly done. Antibiotics used in aquaculture including chloramphenicol, tetracycline, florphenicol, oxytetracycline, and so forth. Chloramphenicol commonly used to combat bacterial infections Aeromonas, Pseudomonas, Mycoplasma, and Enterobacteriaceae. The use of antibiotics should obey the rules of use. Violation of withdrawl time causes the formation of antibiotic residues in shrimp. Several classes of antibiotic residues will decrease its activity when experiencing the heating process. The purpose of this study was to determine the decrease in the amount of chloramphenicol residues against withdrawl time in prawns (Macrobrachium rosenbergii). Methods used are experimental method with four treatments, namely P0 (control), P1 (chloramphenicol residues in 1 week), P2 (chloramphenicol residues in 2 weeks), and P3 (chloramphenicol residues in 3 weeks). The data obtained are presented in descriptive presentation of data with presented in the form of an explanation, numbers and images are described that is easier to read and understand. The results showed that the value of chloramphenicol residues decreased from the first week to the third week. Conclusion of the research that the longer withdrawl time, the lower residual value.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 41/13 Nur p
Uncontrolled Keywords: MACROBRACHIUM
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
LABUDA NURHAMIDA, 060810314PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRahayu kusdarwati,, Ir., M. Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email dewi@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 01 Nov 2013 12:00
Last Modified: 05 Sep 2016 03:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26177
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item