UJI KADAR ALBUMIN DAN PERTUMBUHAN IKAN GABUS (Channa striata) DENGAN KADAR PROTEIN PAKAN KOMERSIALYANG BERBEDA

GALUH AJENG KUSUMANINGRUM, 140911126 (2013) UJI KADAR ALBUMIN DAN PERTUMBUHAN IKAN GABUS (Channa striata) DENGAN KADAR PROTEIN PAKAN KOMERSIALYANG BERBEDA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-kusumaning-28007-3.ringk-n.pdf

Download (131kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT KUSUMANING.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ikan Gabus sangat kaya akan albumin. Ikan ini merupakan sumber albumin bagi penderita hipoalbumin (rendah albumin) dan luka, baik luka pasca operasi maupun luka bakar. Albumin mempunyai banyak gugus sulfhidril (-SH) yang dapat berfungsi sebagai pengikat radikal. Protein yang kaya akan gugus –SH akan mampu mengikat logam-logam berbahaya dan juga senyawa-senyawa yang bersifat efek sntioksidan, dan asam sialik. Selama ini, albumin dihasilkan dari darah manusia, sehingga harganya cukup mahal. Penemuan ekstrak albumin ikan Gabus kemudian dijadikan alternatif untuk mendapatkan albumin yang lebih murah. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan dengan protein yang berbeda terhadap kadar albumin dan pertumbuhan ikan Gabus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan percobaan. Perlakuan yang diberikan berupa perbedaan kadar protein yang meliputi, perlakuan Po dengan protein 26%, perlakuan P1 dengan protein 29% perlakuan P2 dengan protein 32% masing-masing perlakuan diulang sebanyak enam kali ulangan. Parameter utama yang diamati adalah albumin dan pertumbuhan ikan Gabus. Parameter penunjang yang diamati dalam penelitian ini adalah pengukuran suhu, pH dan DO. Analisa Ragam (ANOVA) dan untuk mengetahui perlakuan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kadar albumin ikan Gabus yang tidak nyata (p>0,05) di antara perlakuan terhadap hasil pengamatan. Rerata kadar albumin tertinggi terdapa pada perlakuan P2, sedangkan pengaruh terendah diperoleh pada perlakuan P0 dan P1. Pertumbuhan ikan Gabus dengan pemberian pakan komersial yang berbeda kadar protein menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pertumbuhan ikan Gabus yang nyata (p<0,05). Hasil tertinggi diperoleh pada perlakuan P2 berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Sedangkan hasil yang rendah didapat pada perlakuan P0 dan P1. Translation: Snakehead fish is rich of albumin. This fish as albumin source for hypoalbumin (lower albumin) patients and wound, both post operation wound and burn. Albumin have many sulfhydrile compound (-SH) have a function as radikal bind. Protein which have rich of –SH compound be able to binding hazard metal and also antioxidant effects and salic acid. At present, albumin produced from human blood, then the price is expensive enough. The finding of albumin extract from Snakehead fish then become alternative to get cheap albumin. This research purposed to recognize about the influence by providing different protein feed on albumin level and the growth of gabus fish. Method that used in this research is experimental method, with Complete Random Design as trial design. Treatment that given such different protein level included, Po treatment with 26% protein, P1 treatment with 29% protein, P2 treatment with 32% protein respective repeated six times. The main parameter that observed are albumin and growth of Gabus fish. Supporting parameter that observed in this research are temperature measurement, pH and DO, Variant Analysis (ANOVA) and to know about Duncan Multiple Range test treatment. The result of the research indicates that found different albumin level on Snakehead fish is not real (p>0,05) among treatment above on observation yields. The highest average of albumin level found in P2 treatment, while lowest influence taken from treatments of P0 and P1. The growth of Snakehead fish with providing commercial feed with different protein level indicates that found different growth of real Gabus fish (P < 0,05). The highest yield taken from P2 treatment is really different with other treatments. While lowest yield taken from P0 and P2 treatment

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 43/13 Kus u
Uncontrolled Keywords: ALBUMIN; FISHES - FEEDING AND FEEDS
Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS2284-2288 Animal feeds and feed mills. Pet food industry
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
GALUH AJENG KUSUMANINGRUM, 140911126UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMochammad Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email dewi@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 06 Nov 2013 12:00
Last Modified: 05 Sep 2016 02:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26179
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item