PENGARUH PERBEDAAN SALINITAS PADA INDUK Artemia sp. TERHADAP JUMLAH NAUPLII

M. ALFIAN RAMADHON, 060810073p (2013) PENGARUH PERBEDAAN SALINITAS PADA INDUK Artemia sp. TERHADAP JUMLAH NAUPLII. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text
gdlhub-gdl-s1-2013-ramadhonma-28159-3.ringk-n.pdf

Download (264kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
fulltext ramadhon1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Artemia sp. adalah salah satu pakan alami dalam pembenihan ikan laut karena banyak mengandung nutrisi terutama protein dan asam-asam amino, dimana kandungan protein Artemia sp. dapat mencapai 58 %. Kebutuhan Artemia sp. semakin lama semakin meningkat seiring dengan meningkatnya produksi perikanan di Indonesia, hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan permitaan cyste. Sehingga perlu adanya pengembangan kultur Artemia sp. untuk dapat memproduksi nauplii, melalui optimalisasi reproduksi yaitu menginduksi Artemia sp. untuk dapat menghasilkan naupli, diantaranya dengan pengaturan salinitas. Salinitas merupakan faktor lingkungan yang sangat mempengaruhi proses reproduksi dan kelangsungan hidup Artemia sp. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui pengaruh perbedaan salinitas terhadap jumlah nauplius Artemia sp. dan mengetahui nilai salinitas optimal dalam media kultur yang memberikan populasi nauplii Artemia sp tertinggi. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus di Laboratorium Basah Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah induk Artemia sp. yang dikultur pada medium salinitas 1 L dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Nilai salinitas yang diberikan dalam penelitian yaitu, A (40 ppt), B (45 ppt), C (50 ppt), D (55 ppt), dan E (60 ppt). Parameter utama yang diamati adalah populasi Artemia sp., sedangkan parameter pendukung yang diamati adalah suhu, pH, Amoniak dan DO. Hasil analisis varian (ANAVA) yang dilakukan mulai hari pertama hingga kesepuluh menunjukkan bahwa setiap perlakuan nilai salinitas memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap populasi dari nauplii Artemia sp. (p<0,05). Populasi tertinggi nauplii Artemia sp. terdapat pada perlakuan E (591 individu/liter) dan yang terjadi pada pada hari ketujuh diikuti oleh perlakuan C (450 individu/liter) yang terjadi pada hari kelima. Nilai salinitas 60 ppt dapat digunakan sebagai stressor dalam meningkatan jumlah nauplii Artemia sp. Kualtas air selama penelitian yaitu suhu air berkisar antara 28-30oC dan pH berkisar 7-8 masih dalam kisaran optimal kultur Artemia sp.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK. BP. 07/13 Ram p
Uncontrolled Keywords: ARTEMIA
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
M. ALFIAN RAMADHON, 060810073pUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLaksmi Sulmartiwi,, S. Pi., M.PUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email dewi@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 15 Nov 2013 12:00
Last Modified: 01 Sep 2016 04:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26191
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item