KORELASI PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN KARAGINAN Kappaphycus alvarezii DAN Eucheuma spinosum DENGAN JARAK PENEMPATAN RAKIT APUNG YANG BERBEDA DI DESA GRUJUGAN KECAMATAN GAPURA KABUPATEN SUMENEP

LINA WAFIA ASMI, 140911139 (2013) KORELASI PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN KARAGINAN Kappaphycus alvarezii DAN Eucheuma spinosum DENGAN JARAK PENEMPATAN RAKIT APUNG YANG BERBEDA DI DESA GRUJUGAN KECAMATAN GAPURA KABUPATEN SUMENEP. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-asmilinawa-28331-3.ringk-n.pdf

Download (85kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT ASMI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pemilihan lokasi yang tepat merupakan faktor penting dalam keberhasilan usaha budidaya rumput laut untuk menghasilkan pertumbuhan rumput laut yang baik. Rumput laut Kappaphycus alvarezii dan Eucheuma spinosum memiliki kandungan karaginan yang telah banyak dimanfaatkan di beberapa industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi pertumbuhan dan kandungan karaginan Kappaphycus alvarezii dan Eucheuma spinosum dengan jarak penempatan rakit apung yang berbeda. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dan rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok, dilanjutkan dengan uji Duncan atau Mann Whitney U dan selanjutnya juga dilakukan uji Korelasi Linier untuk mengetahui korelasi antara pertumbuhan dan kandungan karaginan. Perlakuan yang digunakan adalah lokasi budidaya yang berbeda. Pada Kappaphycus alvarezii dengan jarak 100 m dari pantai (RK1), jarak 400 m dari pantai (RK2), dan jarak 700 m dari pantai (RK3). Pada Eucheuma spinosum dengan jarak 100 m dari pantai (RE1), jarak 400 m dari pantai (RE2), dan jarak 700 m dari pantai (RE3). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 9 kali. Parameter utama yang diamati dalam penelitian ini adalah laju pertumbuhan setiap 10 hari sekali, dan kandungan karaginan yang didapatkan dari hasil ekstraksi pada pemanenan akhir. Parameter penunjang meliputi kualitas air antara lain: suhu, kecerahan perairan, kecepatan arus, unsur hara (nitrat dan fosfat), salinitas, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan rumput laut Kappaphycus alvarezii dan Eucheuma spinosum yang dibudidayakan di jarak 400 m dari pantai memiliki laju pertumbuhan tertinggi dan menghasilkan kandungan karaginan terbaik. Dari hasil penghitungan pertumbuhan dan kandungan karaginan Kappaphycus alvarezii dan Eucheuma spinosum dengan jarak penempatan rakit apung yang berbeda memiliki korelasi yang sangat kuat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP. 50/13 Asm k
Uncontrolled Keywords: MARINE ALGAE
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH388.7-391.5 Algae culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
LINA WAFIA ASMI, 140911139UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Subekti,, Prof.Dr. Hj. drh., DEAUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email dewi@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 22 Nov 2013 12:00
Last Modified: 30 Aug 2016 09:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26196
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item