PEMBERIAN TEPUNG KUNYIT PADA PAKAN TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

DEBBY RATNASARI, 060810342 P (2013) PEMBERIAN TEPUNG KUNYIT PADA PAKAN TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2013-ratnasarid-28381-3.ringk-n.pdf

Download (87kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (908kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sistem pertahanan ikan akan terbentuk sempurna saat ikan telah dewasa. Pada stadia benih, sistem kekebalan tubuh sudah terbentuk tetapi belum berfungsi optimal sehingga kurang efisien menahan infeksi mikroorganisme patogen dan rentan terhadap penyakit. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan sistem kekebalan tubuh. Pemberian pakan dengan kandungan nutrien yang cukup dan seimbang akan berpengaruh terhadap kesehatan dan kelangsungan hidup ikan. Antioksidan merupakan feed additive yang digunakan untuk menghindari proses oksidasi pada pakan, tetapi juga dapat digunakan untuk pencegahan penyakit dan kesehatan. Senyawa utama yang terkandung dalam rimpang kunyit adalah senyawa kurkuminoid yang memiliki sifat antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian tepung kunyit pada pakan terhadap kelangsungan hidup benih ikan nila (Oreochromis niloticus). Metode penelitian adalah metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan adalah pemberian tepung kunyit yang berbeda, yaitu P0 (0 g/kg), P1 (1 g/kg), P2 (3 g/kg), P3 (6 g/kg), P4 (9 g/kg) dengan ulangan 4 kali. Parameter utama yaitu kelangsungan hidup benih ikan nila, sedangkan parameter penunjang yaitu pengamatan kualitas air dan pertambahan berat rata-rata benih ikan nila. Analisis data menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan uji Jarak Berganda Duncan. Hasil ANOVA menunjukkan bahwa pemberian tepung kunyit yang berbeda memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap kelangsungan hidup benih ikan nila (p<0,05). Kelangsungan hidup benih ikan nila pada P3 dan P2 lebih tinggi daripada P1. Hal ini dikarenakan kandungan kurkuminoid pada P3 (0,0443±0,0008 %) dan P2 (0,0221 ± 0,0004 %) lebih banyak dibandingkan kandungan kurkuminoid pada P1 (0,0074 ± 0,0001 %).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP. 13/13 Rat p
Uncontrolled Keywords: FISHES - FEEDING AND FEEDS
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
DEBBY RATNASARI, 060810342 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAgustono, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 26 Nov 2013 12:00
Last Modified: 08 Sep 2016 11:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26206
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item