PENGARUH PEMBERIAN MINYAK ATSIRI DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides) DALAM TRANSPORTASI TERTUTUP BENIH IKAN KOI (Cyprinus carpio)

IDA BAGUS PUTU OKA DANTIKA, 141011068 (2014) PENGARUH PEMBERIAN MINYAK ATSIRI DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides) DALAM TRANSPORTASI TERTUTUP BENIH IKAN KOI (Cyprinus carpio). Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2016-puspitasar-40295-3.abstr-k.pdf

Download (301kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
artikel fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (817kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ikan koi merupakan salah satu jenis ikan budidaya air tawar yang banyak dibudidayakan oleh petani, baik budidaya pembenihan maupun pembesaran. Pada usaha budidaya ikan hias, transportasi memiliki peran yang penting dalam mendistribusikan ikan hingga ke tangan konsumen. Salah satu metode yang paling baik digunakan adalah metode transportasi tertutup. Pada proses transportasi, ikan sering menjadi subyek terhadap perubahan atau stressor. Stres pada ikan ditandai dengan adanya peningkatan respon kardiovaskular, respirasi dan meningkatnya aliran darah didalam insang. Daun Bandotan (Ageratum conyzoides) merupakan salah satu tanaman yang diketahui dapat digunakan sebagai bahan anestesi alami. Pengaruh pemberian bahan anestesi serta stres yang terjadi pada saat pengangkutan berpengaruh terhadap infeksi yang terjadi pada insang. Stres pada ikan berdampak pada keadaan jaringan dan menimbulkan efek patologis pada insang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efek Proteksi Minyak Atsiri Daun Bandotan (Ageratum conyzoides) Terhadap Histopatologi Insang Ikan Koi (Cyprinus carpio) Yang Ditransportasikan Dengan Sistem Tertutup. Penelitian dilakukan di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya. Pemeriksaan histopatologi insang ikan koi dilakukan di Laboratorium Patologi Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Surabaya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Pengamatan dilakukan pada 8 jam, 16 jam dan 24 jam yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 3 ulangan. Hasil pengamatan yang dilakukan menunjukkan bahwa setiap perlakuan minyak atsiri daun bandotan tidak memberikan pengaruh terhadap kelulushidupan/survival rate (SR) tetapi dapat memberikan proteksi terhadap histopatologi jaringan insang ikan koi (Cyprinus carpio) yang ditransportasikan pada sistem tertutup pada dosis 5 ppm, 10 ppm dan 15 ppm (pada delapan jam pertama) yaitu hiperplasia, hipertropi dan edema. Minyak atsiri memberikan efek proteksi terhadap hasil tachiventilasi. Rata-rata tachiventilasi tertinggi pada perlakuan F pada pengamatan 0 jam pertama (445,75 bit/3 menit) dan terendah pada E dan F pada pengamatan 8 jam pertama (53,5 bit/3 menit). Berdasarkan pengukuran kualitas air, seluruh perlakuan masih layak dan baik untuk mendukung kelangsungan hidup Cyprinus carpio selama penelitian.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKC KK PK BP. 17/14 Dan p
Uncontrolled Keywords: ESSENCES AND ESSENTIAL OILS; CARP
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
IDA BAGUS PUTU OKA DANTIKA, 141011068UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLaksmi Sulmartiwi, Dr. S.Pi., MP.UNSPECIFIED
ContributorSri Agus Sudjarwo, Prof. Ph. DUNSPECIFIED
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 03 Apr 2014 12:00
Last Modified: 13 Sep 2016 01:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26239
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item