UJI VAKSIN MIKROKAPSUL ALGINAT MONOVALEN Vibrio alginolyticus PADA BENIH IKAN KERAPU TIKUS (Cromileptes altivelis)

VIA NITA WICITRA, 140911026 (2014) UJI VAKSIN MIKROKAPSUL ALGINAT MONOVALEN Vibrio alginolyticus PADA BENIH IKAN KERAPU TIKUS (Cromileptes altivelis). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (absrak)
gdlhub-gdl-s1-2014-wicitravia-30768-4.ringk-n.pdf

Download (217kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
fullext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kerapu adalah salah satu jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Salah satu kendala yang dihadapi dalam pengembangan budidaya ikan kerapu tikus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri dari genus Vibrio sp. Penggunaan antibiotik secara terus menerus dapat menyebabkan organisme patogen menjadi resisten, dan kualitas air menjadi menurun karena residu dari antibiotik. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan cara pemberian vaksin. Kendala vaksinasi oral adalah rusaknya antigen pada sistem pencernaan sehingga diperlukan suatu bahan pembungkus yang mampu melindungi antigen tersebut selama melewati sistem pencernaan. Upaya yang digunakan menggunakan mikrokapsulasi. Salah satu bahan yang digunakan dalam proses mikrokapsulasi untuk melapisi antigen adalah alginat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian vaksin mikrokapsul alginat monovalen V. alginolyticus dengan dosis yang berbeda dapat digunakan untuk meningkatkan kelulushidupan (survival rate/SR) benih ikan kerapu tikus (C. altivelis). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah tanpa pemberian vaksin mikrokapsul alginat monovalen Vibrio alginolyticus (kontrol), pemberian vaksin mikrokapsul alginat dengan dosis 0,0125 mg/5g BB ikan/hari, 0,025mg/5g BB ikan/hari dan 0,05mg/5g BB ikan/hari secara oral selama 7 hari. Parameter utama yang diamati dalam penelitian ini adalah kelulushidupan (survival rate/SR), titer antibodi, rerata waktu kematian (mean time on death/MTD) dan tingkat perlindungan relatif (relatif percent survival/RPS) benih ikan kerapu tikus (C. altivelis).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP. 21/14 Wic u
Uncontrolled Keywords: FISHES - VACCINATION
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
VIA NITA WICITRA, 140911026UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHari Suprapto, Prof. Dr. Ir., M.AgrUNSPECIFIED
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 03 Apr 2014 12:00
Last Modified: 13 Sep 2016 01:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26242
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item