PENGARUH SUBSTRAT DASAR YANG BERBEDA PADA SISTEM RESIRKULASI TERHADAP FISIOLOGIS TERIPANG LOKAL (Phyllophorus sp.) SELAMA MASA ADAPTASI

TEGAR PUTRA PURNAYUDHA, 140911085 (2014) PENGARUH SUBSTRAT DASAR YANG BERBEDA PADA SISTEM RESIRKULASI TERHADAP FISIOLOGIS TERIPANG LOKAL (Phyllophorus sp.) SELAMA MASA ADAPTASI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2014-purnayudha-31044-3.ringk-n.pdf

Download (103kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang berada di kawasan Indo- Pasifik yang memiliki perikanan multispesies, dan salah satu komoditas perikanan tersebut adalah timun laut atau teripang (sea cucumber). Perairan utara Provinsi Jawa Timur merupakan perairan penghasil teripang dengan hasil tangkapan mencapai 1.724 ton sepanjang tahun 2011. Teripang lokal (Phyllophorus sp.) atau yang lebih dikenal dengan sebutan terung merupakan salah satu spesies teripang yang dapat ditemukan di Pantai Timur Surabaya. Sistem resirkulasi berpeluang untuk menjadi alternatif model budidaya, yang merupakan media pemeliharaan dengan memanfaatkan sistem purifikasi buatan. Perubahan fisiologis menjadi indikator mampu tidaknya suatu organisme bertahan hidup pada lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substrat dasar yang berbeda terhadap fisiologis teripang lokal (Phyllophorus sp.) selama masa adaptasi. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan tiga perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang digunakan sebagai substrat dasar yaitu substrat lumpur dari habitat asli teripang, substrat kerikil halus dan tanpa substrat. Pengamatan dilakukan sampai berapa lama teripang bisa bertahan hidup pada bak pemeliharaan. Penelitian dilakukan di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan fisiologis teripang antara lain membulatkan tubuhnya, mengembang, memanjang dan bentuk tubuh tidak beraturan. Respon stres teripang terhadap lingkungan ditandai dengan keluarnya usus dan gonad teripang. Teripang yang diadaptasikan pada bak dengan substrat lumpur menunjukkan hasil paling baik karena hanya sedikit teripang yang menunjukkan gejala stress dengan mengeluarkan usus dan gonadnya. Waktu lama hidup terlama yaitu 5 hari pada bak dengan substrat lumpur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP. 31/14 Pur p
Uncontrolled Keywords: TREPANG FISHERIES
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
TEGAR PUTRA PURNAYUDHA, 140911085UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Subekti, Prof. Dr. Hj.drh., DEAUNSPECIFIED
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 21 Apr 2014 12:00
Last Modified: 13 Sep 2016 03:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26253
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item