HUBUNGAN NILAI AKUMULASI LOGAM BERAT MERKURI (Hg) PADA KERANG BATIK (Paphia undulata) DENGAN UKURAN KERANG DI PERAIRAN SIDOARJO

Sony Angga Satrya, 060710150 P (2012) HUBUNGAN NILAI AKUMULASI LOGAM BERAT MERKURI (Hg) PADA KERANG BATIK (Paphia undulata) DENGAN UKURAN KERANG DI PERAIRAN SIDOARJO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (283kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
26276.pdf
Restricted to Registered users only

Download (905kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kerang (Bivalvia) merupakan salah satu biota laut yang ada di Indonesia, selain sumberdaya ikan laut yang memiliki nilai komersil cukup tinggi dan telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat (DKP, 2007). Salah satu jenis kerang yang memiliki nilai ekonomis tinggi hingga keluar negeri adalah Kerang Batik (Paphia undulata).Salah satu daerah penghasil Kerang Batik adalah perairan Sidoarjo, selain itu perairan Sidoarjo berpotensi mengalami pencemaran lingkungan akibat aktifitas di daratan. Jenis logam yang mencemarai perairan Sidoarjo adalah merkuri, logam merkuri (Hg) bersifat racun untuk manusia, yaitu dapat menyebabkan kerusakan jaringan terutama hati dan ginjal (Muawanah dkk, 2006). Berdasarkan tingkah laku kerang yang mencari makanan dengan cara menyaring makanan (filter feeder), menyebabkan jenis kerang ini mengalami tingkat akumulasi bahan pencemar seperti merkuri (Hg). Proses respirasi pada kerang sangat erat kaitannya dengan ukuran atau umur kerang, karena secara teoritis ukuran cangkang yang besar berkorelasi positif dengan meningkatnya umur kerang, dan meningkatnya umur kerang juga berkorelasi positif dengan meningkatnya konsentrasi logam berat pada tubuh kerang (Abdulgani dkk, 2009). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara ukuran kerang dengan nilai akumulasi logam berat merkuri (Hg) pada kerang batik (Paphia undulata) yang terdapat di perairan Sidoarjo. Pengambilan sampel kerang batik dilakukan di perairan Sidoarjo, dengan analisis data menggunakan uji korelasiregresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsentrasi Hg pada P. undulata berukuran <2,5 cm berkisar antara 0,029-0,042 ppm. Konsentrasi Hg pada P. undulata berukuran 2,5-3 cm berkisar antara 0,036-0,043 ppm. Konsentrasi Hg pada P. undulata berukuran 3-5 cm memiliki kisaran 0,042-0,047 ppm. Berdasarkan hasil pengukuran konsentrasi Hg, umumnya kisaran konsentrasi Hg pada P. undulata berukuran sedang (2,5-3 cm) lebih besar dibandingkan dengan P. undulata berukuran kecil (<2,5 cm). Kisaran konsentrasi Hg P. undulata ukuran besar (3-5 cm) juga lebih besar dibandingkan dengan P. undulata berukuran sedang (2,5-3 cm), hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kandungan Hg dalam tubuh P. undulata pada kenaikan setiap ukuran. Parameter kualitas air selama penelitian masih berada dalam batas toleransi untuk pertumbuhan P. undulata, yaitu pH 8, suhu perairan berkisar antara 27 - 28oC, dan salinitas berkisar antara 20 - 22 ppt.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK. BP. 07 / 12 Sat h
Uncontrolled Keywords: MERCURY; PAPHIA UNDULATA
Subjects: Q Science
Q Science > QD Chemistry
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
Sony Angga Satrya, 060710150 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBoedi Setya Rahardja, , Ir., MP., Dr.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 27 Jul 2012 12:00
Last Modified: 13 Jun 2017 22:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26276
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item