PENGARUH PEMAPARAN MERKURI KLORIDA (HgCl2) PADA EPHIPPIA TERHADAP PERSENTASE PENETASAN DAN ABNORMALITAS Daphnia spp.

Dian Astikasari, 060610171P (2012) PENGARUH PEMAPARAN MERKURI KLORIDA (HgCl2) PADA EPHIPPIA TERHADAP PERSENTASE PENETASAN DAN ABNORMALITAS Daphnia spp. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (211kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
26277.pdf
Restricted to Registered users only

Download (880kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pencemaran logam berat merupakan permasalahan yang sangat serius untuk ditangani, karena merugikan lingkungan dan ekosistem secara umum. Environmental Protection Agency (EPA) Amerika melaporkan, terdapat 13 elemen logam berat yang diketahui berbahaya bagi lingkungan, salah satunya adalah merkuri dalam bentuk merkuri klorida (HgCl2). Merkuri klorida (HgCl2) termasuk bentuk merkuri inorganik yang sangat toksik. Akumulasi logam berat dikhawatirkan dapat menghambat perkembangan embrio dalam tubuh induk sehingga mengakibatkan ephippia Daphnia spp. tidak dapat berkembang bahkan tidak dapat menetas sehingga mempengaruhi stok Daphnia spp. sebagai pakan larva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi HgCl2 pada media pemeliharaan terhadap konsentrasi HgCl2 dalam ephippia Daphnia spp., persentase penetasan ephippia Daphnia spp. dan abnormalitas embrio Daphnia spp. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini terdiri dari lima perlakuan berupa konsentrasi HgCl2 dalam media penetasan ephippia Daphnia spp. yang berbeda yaitu perlakuan A (kontrol), perlakuan B (0,0005 ppm), perlakuan C (0,001 ppm), perlakuan D (0,0015 ppm) dan perlakuan E (0,002 ppm) dengan 4 kali ulangan. Parameter utama yang diteliti dalam penelitian ini adalah abnormalitas embrio dan persentase penetasan Daphnia spp., sedangkan parameter pendukung yang diamati adalah kualitas air antara lain pH, suhu, dan oksigen terlarut. Analisis data menggunakan uji ANAVA (Analisis Varian) dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (Duncan Multiple Range Test) untuk mengetahui perlakuan terbaik pada masing-masing perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat akumulasi logam berat merkuri klorida (HgCl2) pada ephippia Daphnia spp., semakin tinggi konsentrasi perlakuan HgCl2 yang diberikan maka semakin tinggi pula konsentrasi HgCl2 yang terakumulasi dalam ephippia Daphnia spp. Ephippia Daphnia spp. hasil pemaparan HgCl2 memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap persentase penetasan ephippia Daphnia spp., dan abnormalitas Daphnia spp. Persentase penetasan tertinggi diperoleh pada perlakuan A (Kontrol) sebesar 36,25 % dan persentase penetasan terendah pada perlakuan E (0,002 ppm) yaitu 0%. Pengamatan selama perlakuan ditemukan beberapa kondisi abnormalitas Daphnia spp. pada konsentrasi yang berbeda.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK. BP. 14 / 12 Ast p
Uncontrolled Keywords: MERKURI KLORIDA (HGCL2); EPHIPPIA; PENETASAN DAN ABNORMALITAS DAPHNIA SPP.
Subjects: Q Science
Q Science > QD Chemistry
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
Dian Astikasari, 060610171PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorA. Shofy Mubarak, S.Pi., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 06 Aug 2012 12:00
Last Modified: 14 Jun 2017 21:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26277
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item