PENGARUH SUBSTITUSI CACING TANAH MENGGUNAKAN PAKAN KOMERSIAL (PASTA) TERHADAP PERTUMBUHAN, TINGKAT KONSUMSI DAN RASIO KONVERSI SAWAH (Monopterus albus) YANG DIPELIHARA DENGAN SISTEM RESIRKULASI PAKAN BELUT REZA SEPTIAN FIRDAUSI

REZA SEPTIAN FIRDAUSI, 141011106 (2015) PENGARUH SUBSTITUSI CACING TANAH MENGGUNAKAN PAKAN KOMERSIAL (PASTA) TERHADAP PERTUMBUHAN, TINGKAT KONSUMSI DAN RASIO KONVERSI SAWAH (Monopterus albus) YANG DIPELIHARA DENGAN SISTEM RESIRKULASI PAKAN BELUT REZA SEPTIAN FIRDAUSI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text
FIRDAUSI, REZA SEPTIAN.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Belut sawah (Monopterus albus) merupakan ikan dari family Synbranchidae yang banyak dikonsumsi. Di Pulau Jawa seperti Jabodetabek terpenuhi 30-50%, Jawa Timur dan Jawa Tengah 30-40%. Kegiatan budidaya belut dapat menggunakan lumpur sebagai media budidaya. Akan tetapi dalam kegiatan budidaya terdapat beberapa kendala yang sering muncul, yaitu harga pakan yang cukup tinggi dan budidaya menggunakan media lumpur cenderung lebih sulit dalam mengontrol pertumbuhan. Hal tersebut dapat diatasi dengan pemberian pakan yang tepat serta pemeliharaan menggunakan media resirkulasi yang dapat memacu pertumbuhan yang lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi cacing tanah menggunakan pakan komersial (pasta) terhadap pertumbuhan, tingkat konsumsi dan rasio konversi pakan belut sawah (Monopterus albus). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah : 100% pakan cacing tanah (P0), 75% pakan cacing tanah dan 25% komersial (pasta) (P1), 50% pakan cacing tanah dan 50% komersial (pasta) (P2) dan 25% pakan cacing tanah dan 75% komersial (pasta) (P3), 100% pakan komersial (pasta) (P4). Parameter utama yang diamati adalah pertumbuhan, tingkat konsumsi dan rasio konversi pakan. Parameter penunjang yang diamati adalah kualitas air, meliputi suhu, kelarutan oksigen, pH dan amoniak. Analisis data menggunakan Analisis Varian (Anova) dan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dilakukan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan substitusi cacing tanah dengan pakan komersial (pasta) memberikan pengaruh yang berbeda nyata (p<0,05) terhadap laju pertumbuhan spesifik, tingkat konsumsi dan rasio konversi pakan. Laju pertumbuhan terbaik pada P1 (1,50%), kemudian berturut-turut diikuti oleh perlakuan P0 (1,31%), P2 (1,14%), P4 (0,78) dan P3 (0,55%). Tingkat konsumsi tertinggi diperoleh pada P1 (95,45) dan tingkat konsumsi pakan terendah diperoleh pada P3 (82,95). Rasio konversi pakan terendah diperoleh pada P1 (1,92) dan rasio konversi pakan tertinggi diperoleh pada P3 (4,09). Kualitas air media pemeliharaan belut sawah adalah suhu 27-300C, pH 7-8, oksigen terlarut 5- 6 mg/L dan amoniak 0-0,5 mg/L.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK. PK. BP. 73-14 Fir p
Uncontrolled Keywords: EARTHWORM; RECIRCULATION SYSTEM
Subjects: Q Science
S Agriculture
S Agriculture > SF Animal culture
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
REZA SEPTIAN FIRDAUSI, 141011106UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMuhammad Arief,, Ir., M.KesUNSPECIFIED
ContributorM. Anam Al-Arif,, Dr. Drh., MP. EdUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with username agung
Date Deposited: 07 Jan 2015 12:00
Last Modified: 24 Sep 2016 05:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26312
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item