PENGARUH PENYIMPANAN PAKAN UDANG KOMERSIAL DENGAN PENAMBAHAN VOLUME AIR BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR DAN KANDUNGAN PROTEIN KASAR

ARIF SYAIFURRISAL, 140911137 (2015) PENGARUH PENYIMPANAN PAKAN UDANG KOMERSIAL DENGAN PENAMBAHAN VOLUME AIR BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR DAN KANDUNGAN PROTEIN KASAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text
SYAIFURRISAL, ARIF.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pakan berperan sangat penting pada usaha budidaya perikanan karena bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan zat-zat makanan yang diperlukan bagi pertumbuhan, perkembangan dan reproduksi (Suprijatna dkk., 2005). Salah satu kendala penyediaan bahan pakan dalam kegiatan budidaya adalah kerusakan bahan pakanselama penyimpanan (Suparjo, 2010). Salah satu organisme yang menyebabkan kerusakan bahan pakan adalah jamur. Laju reproduksi dan pertumbuhan organisme ini dipengaruhi oleh kadar air, temperatur dan lama penyimpanan bahan. Tingkat kontaminasi oleh jamur sebagian besar ditentukan oleh suhu penyimpanan dan ketersediaan air dan oksigen (Suparjo, 2010). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jamur dan mengalanisa perubahan Protein Kasar (PK) akibat pengaruh penyimpanan pakan dengan penambahan volume air yang berbeda. Penelitian dilakukan di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan dan Laboratorium Pakan Ternak Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Surabaya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah media SDA (Sabouraud Dextrose Agar), air steril, akuades steril dan kloramfenikol 50 μg/ml, aquades, NaOH 4% dan 40%, tablet Kjeldahl, H2SO4, asam borat, indikator Metil-merah, Brom cresol green, silika gel dan HCl. Hasil identifikasi jamur menunjukkan adanya lima spesies jamur yang tumbuh pada penyimpanan pakan dengan penambahan volume air berbeda, lima spesies jamur tersebut antara lain Aspergillus niger, Aspergillus flavus, Aspergillus fumigatus, Aspergillus candidus dan Rhizopus oryzae. Hasil analisis varian (ANAVA) yang dilakukan menunjukkan bahwa setiap perlakuan memberikan pengaruh terhadap perubahan kadar protein kasar (p<0,05). Rata-rata perubahan kadar protein kasar tertinggi terjadi pada perlakuan P3 (113,54%) dan terendah pada P2 (90.27%). Pada perlakuan P3 ditemukan empat spesies jamur antara lain Aspergillus niger, Aspergillus flavus, Aspergillus fumigatus dan Rhizopus oryzae, sedangkan pada perlakuan P2 ditemukan dua spesies jamur Aspergillus niger dan Aspergillus flavus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK. PK. BP. 76-14 Sya p
Uncontrolled Keywords: FOOD MICROBIOLOGY
Subjects: Q Science
S Agriculture
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
ARIF SYAIFURRISAL, 140911137UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRahayu Kusdarwati,, Ir., M.KesUNSPECIFIED
ContributorAgustono,, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with username agung
Date Deposited: 07 Jan 2015 12:00
Last Modified: 24 Sep 2016 05:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26315
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item