PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL DAN RELATIONAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH DI INDONESIA DAN MALAYSIA TAHUN 2009-2011

DESTRI ASTUTI, 040913002 (2013) PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL DAN RELATIONAL CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH DI INDONESIA DAN MALAYSIA TAHUN 2009-2011. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (433kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam era knowledge-based economy, kebutuhan atas ilmu pengetahuan terus meningkat. Pesatnya perkembangan dan perubahan pengetahuan serta teknologi menjadi suatu tantangan maupun ancaman bagi eksistensi perusahaan. Modal intelektual dan modal relasi menjadi salah satu faktor yang dapat membantu perusahaan mempertahankan eksistensinya di dunia bisnis. Modal intelektual seringkali diukur dengan nilai tambah yang dihasilkan (Value creation), dan modal relasi seringkali dinilai dengan publikasi yang dilakukan melalui media elektronik dan media cetak. Perkembangan bank syariah juga tak terlepas dari modal intelektual dan modal relasi yang dibangun. Untuk menarik dan mempertahan konsumen juga meningkatkan kinerja keuangan, bank syariah dituntut untuk memberikan nilai tambah dan pelaporan kinerja yang lebih baik. Dalam penelitian ini modal intelektual diukur dengan Value Added Intellectual Capital (VAIC) karena fokus pengukuran adalah penciptaan nilai tambah, dengan menggunakan indikator VACA, VAHU dan STVA. Sedangkan modal relasi diukur dengan indikator AE, dan kinerja bank syariah diukur dengan menggunaka metode CAMEL meliputi meliputi Capital (CAR), Asset (PPAPAP), Manajemen (NPM), Earning (ROA dan ROE) dan Likuidity (FDR) dilengkapi dengan Islamicity Indexs Performance yaitu PSR, ZPR dan EDR. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa VAIC berpengaruh positif terhadap kinerja bank syariah di Indonesia dan Malaysia di mana nilai t statistic di atas 2,0 yaitu 2,32 untuk Indonesia dan 40,91 untuk Malaysia, artinya VAIC lebih berpengaruh positif terhadap kinerja bank syariah di Malaysia dibandingkan bank syariah Indonesia. Sedangkan RC hanya berpengaruh positif terhadap kinerja bank syariah Indonesia saja dengan nilai t statistic 2,2 dan tidak berpengaruh terhadap kinerja bank syariah di Malaysia karena nilai t statistic di bawah 2,0 yaitu 0,3. Dilihat dari nilai R2 VAIC dan RC secara bersama-sama mampu menjelaskan kinerja bank syariah di Indonesia sebesar 67,71% sedangkan di Malaysia 96,07%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A.123/13 Ast p
Uncontrolled Keywords: ISLAMIC BANK
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP174-190 The practice of Islam
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking
H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG1501-3550 Banking > HG1811-2351 Special classes of banks and financial institutions
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsNIM
DESTRI ASTUTI, 040913002UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDjoko Dewantoro, Drs., Msi., Ak., BKP.UNSPECIFIED
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 02 Aug 2013 12:00
Last Modified: 12 Aug 2016 08:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/2632
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item