PEMANFAATAN PERASAN BIJI PEPAYA (Carica papaya) UNTUK MENCEGAH INFESTASI Argulus PADA IKAN MASKOKI (Carassius auratus)

DERIVA DWI KALSASIN, 141011094 (2014) PEMANFAATAN PERASAN BIJI PEPAYA (Carica papaya) UNTUK MENCEGAH INFESTASI Argulus PADA IKAN MASKOKI (Carassius auratus). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text
KALSASIN.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Salah satu kendala budidaya ikan hias adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit. Pada ikan maskoki, parasit yang sering ditemukan adalah Argulus. Genus Argulus adalah parasit dari kelas Crustacea yang penyebarannya ditemukan di seluruh dunia (Taylor et al., 2005). Predileksi Argulus pada permukaan tubuh, sirip atau insang (Kismiyati dan Mahasri, 2012). Keberadaan parasit ini menyebabkan ikan menggosok-gosokkan tubuhnya pada benda keras yang ada disekitarnya. Parasit ini menghisap darah inang sehingga menyebabkan ikan kurus dan pertumbuhannya terhambat. Selain itu Argulus menyebabkan lesi pada kulit, sirip, kepala dan permukaan tubuh dan menyebabkan kematian ikan (Noaman et al., 2010). Pencegahan terhadap Argulus dapat menggunakan bahan alami, namun kurangnya informasi dan tidak adanya produk dari bahan alami menjadikan konsumen memilih menggunakan bahan kimia. Penggunaan bahan kimia memiliki dampak negatif yang besar sehingga diperlukan bahan substitusi untuk pencegahan parasit Argulus yang lebih ramah lingkungan, salah satunya adalah biji pepaya. Biji pepaya mengandung bahan aktif alkaloid karpain. Alkaloid karpain adalah salah satu bahan aktif dari biji pepaya yang juga bersifat sebagai insektisida nabati (Kurnia dkk., 2012). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan yaitu kontrol, 40 ppt, 45 ppt, 50 ppt dan 55 ppt dan diulang sebanyak lima kali. Parameter utama dalam penelitian ini adalah jumlah infestasi Argulus pada ikan maskoki. Data kemudian dianalisis menggunakan Analisis Variansi (ANAVA). Hasil penelitian menunjukkan perasan biji pepaya dapat mencegah infestasi Argulus pada ikan maskoki. Perlakuan A (kontrol) dengan rata-rata infestasi Argulus sebesar 10 ekor, perlakuan B (40 ppt) sebesar 8,2 ekor, perlakuan C (45 ppt) sebesar 7,4 ekor, perlakuan D (50 ppt) sebesar 6 ekor dan perlakuan E (55 ppt) sebesar 5,2 ekor. Konsentrasi optimal perasan biji pepaya untuk mencegah infestasi Argulus pada ikan maskoki adalah 50 ppt yang dapat mencegah infestasi Argulus sebesar 42%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK. PK. BP. 90-14 Kal p
Uncontrolled Keywords: CARICA PAPAYA; CARASSIUS AURATUS
Subjects: S Agriculture
S Agriculture > SB Plant culture
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DERIVA DWI KALSASIN, 141011094UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorKismiyati,, Dr. Ir., M.Si.UNSPECIFIED
ContributorGunanti Mahasri,, Dr. Ir., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with username agung
Date Deposited: 08 Jan 2015 12:00
Last Modified: 24 Sep 2016 07:56
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26329
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item