PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN DAUN BANDOTAN(Ageratum conyzoides) TERHADAP TINGKAT KELULUSHIDUPAN DAN BUKA TUTUP OPERKULUM BENIH IKAN KOI (Cyprinus carpio) DALAM TRANSPORTASI SISTEM TERTUTUP

YOLANDA SANJAYA, 060610123p (2012) PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN DAUN BANDOTAN(Ageratum conyzoides) TERHADAP TINGKAT KELULUSHIDUPAN DAN BUKA TUTUP OPERKULUM BENIH IKAN KOI (Cyprinus carpio) DALAM TRANSPORTASI SISTEM TERTUTUP. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2011-sanjayayol-21477-pkbp03-k.pdf

Download (355kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
gdlhub-gdl-s1-2012-sanjayayol-18385-pkbp03-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (905kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Adanya peningkatan permintaan dan usaha budidaya yang pesat menyebabkan permintaan ikan koi semakin meningkat, sehingga untuk memenuhi permintaan ikan koi yang berkualitas diperlukan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan keuntungan dalam transportasi ikan koi. Transportasi sebagai sarana dalam pemasaran sampai saat ini masih menjadi masalah yang cukup rumit, tingginya permintaan ikan keluar daerah baik keluar kota maupun untuk ekspor memerlukan pengepakan yang unggul, kematian ikan dalam perjalanan umumnya disebabkan karena kurangnya pasokan oksigen. Daun bandotan mengandung asam amino, minyak atsiri, kumarin, ageratochromene, friedelin, sitosterol, stigmasterol, tannin, dan sulfur (Okunade, 2002). Bahan kimia yang terkandung di dalam daun bandotan berfungsi sebagai analgesik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi larutan daun bandotan terhadap tingkat kelulushidupan dan buka tutup operkulum selama transportasi ikan koi (C.carpio) dan untuk mengetahui konsentrasi larutan daun bandotan yang terbaik untuk meningkatkan tingkat kelulushidupan ikan koi (C.carpio). Metode Penelitian adalah eksperimen dengan rancangan percobaan yang digunakan adalah RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan empat perlakuan lima ulangan. Dosis yang digunakan untuk penelitian utama adalah 0,5, 1,0 dan 1,5 g/L. Perlakuan A adalah pemberian oksigen dalam air media sebagai kontrol, perlakuan B adalah 0,5 g/L air daun bandotan dan oksigen dalam media, perlakuan C adalah 1,0 g/L air daun bandotan dan oksigen dalam media, perlakuan D adalah 1,5 g/L air daun bandotan dan oksigen dalam media. Parameter utama yaitu penghitungan buka tutup operkulum selama transportasi selama tiga menit setiap enam jam dan tingkat kelulushidupan, sedangkan parameter penunjang, yaitu pengukuran kualitas air (suhu, pH, amonia dan oksigen terlarut). Analisis data menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian bandotan terhadap buka tutup operculum dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan dan untuk tingkat kelulushidupan ikan koi (Cyprinus carpio) data ditransformasi dengan menggunakan √y, kemudian dilanjutkan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi larutan daun bandotan memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap buka tutup operkulum, tetapi memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap tingkat kelulushidupan ikan koi (C.carpio) pada jam ke-18 dan jam ke-24. Konsentrasi larutan daun bandotan B (1,0 g/L) memiliki nilai buka tutup operkulum terendah hingga jam ke-24 dibandingkan dengan konsentrasi larutan daun bandotan yang lain

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 03/11 San p
Uncontrolled Keywords: FISH. KOI
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
YOLANDA SANJAYA, 060610123pUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAkhmad Taufiq Mukti,, S.Pi., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 18 Jan 2012 12:00
Last Modified: 18 Aug 2016 03:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26389
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item