Studi Kandungan Logam Berat Cadmium pada Beberapa Spesies Ikan, Moluska dan Crustacea di Pantai Kenjeran

RENDY PRANADITIA, 060610029 P (2011) Studi Kandungan Logam Berat Cadmium pada Beberapa Spesies Ikan, Moluska dan Crustacea di Pantai Kenjeran. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2011-pranaditia-21507-pkbp10-k.pdf

Download (304kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
26395.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Limbah industri dan limbah perkotaan ysng mengandung logam berat dapat mencemari perairan sungai maupunlaut. Logam berat dibedakan menjadi dua, yaitu non essensial dan essensial. Logam berat non essensial dapat bersifat toksik bagi makhluk hidup baik manusia maupun hewan. Logam berat yang masuk perairan akan mengalami pengendapan pada sedimen serta terserap pada tubuh biota. Salah satu logam berat yang berbahaya bagi biota adalah kadmium. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) kandungan maksimum kadmium pada tubuh biota adalah 0,2 mg/kg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan kadmium pada beberapa spesies ikan, moluska dan krustasea. Proses pengambilan sampel dilakukan pada Perairan Pantai Kenjeran, Kelurahan Sukolilo, Kecamatan Bulak Surabaya dan di Desa Brantah Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan Madura. Penelitian ini bersifat deskriptif serta data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Uji T 1 sampel Independent. Analisis kandungan kadmium dilakukan dengan metode destruktif kemudian dilakukan pembacaan dengan menggunakan Atomic Absorbance Spectrophotometric (AAS) dengan panjang gelombang 228 mµ. Berdasarkan hasil analisis kandungan kadmium yang ada pada daerah Kenjeran, Surabaya dan Branta Pesisir Pamekasan, Madura telah diperoleh kandungan kadmium yang telah melebihi ambang batas berdasarkan SNI, yaitu 0,2 mg/kg. Biota yang telah melebihi ambang batas di daerah Kenjeran, Surabaya, yaitu ikan sembilang, kerang dan udang sebesar 0.2297 ± 0.0471 mg/kg, 3.5824 ± 0.0560 mg.kg dan 0.4676 ± 0.0644 mg/kg. Pada daerah Branta Pesisir Pamekasan, Madura terdapat dua biota yang telah melebihi ambang batas, yaitu kerang dan udang sebesar 2.0359 ± 0.0320 mgk/kg dan 1.1920 ± 0.0020 mg/kg.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 10/11 Pra s
Uncontrolled Keywords: FISH
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
RENDY PRANADITIA, 060610029 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAkhmad Taufik Mukti,, S.PiUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 18 Jan 2012 12:00
Last Modified: 14 Jun 2017 22:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26395
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item