EMBRIOGENESIS DAN DAYA TETAS TELUR IKAN NILA (Oreochromis niloticus) PADA SALINITAS BERBEDA

ARISKA NOVI DIANA, 060510239 p (2012) EMBRIOGENESIS DAN DAYA TETAS TELUR IKAN NILA (Oreochromis niloticus) PADA SALINITAS BERBEDA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak ariska.pdf

Download (148kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
gdlhub-gdl-s1-2012-ariskanovi-18433-pkbp04-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (932kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Diversifikasi usaha budidaya pada lahan tambak, dari usaha budidaya udang windu yang sudah tidak produktif menjadi usaha budidaya ikan nila, memberikan masalah baru yang harus diatasi, yaitu persediaan benih ikan nila yang tahan terhadap salinitas lebih tinggi. Selama ini ikan nila selalu dibenihkan di air tawar sehingga sering terjadi mortalitas apabila diadaptasikan pada air payau. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian tentang pembenihan ikan nila di air payau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana embriogenesis ikan nila dan daya tetas telur ikan nila bila telur ikan nila ditetaskan dalam air payau. Rancangan percobaan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang dilakukan terdiri dari lima perlakuan salinitas inkubasi telur yaitu A (kontrol atau salinitas 0 ppt), B (salinitas 5 ppt), C (salinitas 10 ppt), D (salinitas 15 ppt) dan E (salinitas 20 ppt). Tiap perlakuan diulang sebanyak empat kali. Parameter utama yang diamati adalah embriogenesis dan daya tetas telur ikan nila pada salinitas berbeda. Parameter pendukung yang diamati adalah suhu, pH dan oksigen terlarut. Analisis statistik menggunakan ANAVA (Analysis of Variance) dan untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan satu dengan perlakuan yang lainnya dilakukan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan salinitas berbeda memberikan pengaruh terhadap kecepatan embriogenesis ikan nila dan juga memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap daya tetas telur ikan nila. Rata-rata daya tetas telur ikan nila tertinggi terdapat pada perlakuan C (88,5%) meski tidak berbeda nyata dengan perlakuan A (86,5%). Rata-rata daya tetas telur ikan nila terendah terdapat pada perlakuan E (0%) yang berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Translation: Farming diversification at fishpond area, from shrimp farming which is not productive more, to be nile tilapia farming, giving some new problems which must overcome. The problem is supply of Nile tilapia fish seed which resistence to higher salinity. During the time Nile tilapia always seed in freshwater therefore often happened mortality if they adapted at brackishwater. Therefore, require the research will be done about seeding of Nile tilapia in brackishwater. The aim of the research is to know how the embryogenesis of Nile tilapia and the hatching rate of Nile tilapia if their egg incubated in brackishwater. The experiment design is Completely Randomized Design. Treatment which is done consist of five egg incubation salinity treatments that is A (0 ppt or control), B (5 ppt), C (10 ppt), D (15 ppt) and E (20 ppt). Every treatment was repeated four times. The main parameter used embryogenesis and hatching rate of Nile tilapia in different salinities. The supported parameter is temperature, pH and dissolved oxygen. Statistical analysis used ANAVA (Analysis Of Variance) and was continued by Duncan’s Multiple Range Test. The result indicated that different salinity treatment giving influence for embryogenesis speed of Nile tilapia and also giving highly significantly affect (P<0,01) for hatching rate of Nile tilapia. The highest hatching rate of Nile tilapia is treatment C (88,5%) even not significantly difference with treatment A (86,5%). The lowest hatching rate of Nile tilapia is treatment E (0%) which is different with another treatments.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 04 11 Dia e
Uncontrolled Keywords: FISHES-BREEDING
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
ARISKA NOVI DIANA, 060510239 pUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEndang Dewi Masithah, Dr. Ir. , M. PUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 19 Jan 2012 12:00
Last Modified: 15 Aug 2016 04:41
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26419
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item