Pengaruh Penambahan Probiotik dengan Dosis Berbeda terhadap Populasi Daphnia sp. dan Kualitas Air Media Pemeliharaan

IDA EVITA, 060410137 p (2012) Pengaruh Penambahan Probiotik dengan Dosis Berbeda terhadap Populasi Daphnia sp. dan Kualitas Air Media Pemeliharaan. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (FULL TEXT)
26422.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Daphnia sp. merupakan salah satu plankton yang potensial untuk dikembangkan guna memenuhi kebutuhan pembenihan ikan air tawar akan ketersediaan pakan alami yang sesuai bagi larva ikan. Kultur Daphnia sp. dapat menggunakan beberapa macam bahan sebagai pupuk organik diantaranya yeast, pupuk mineral (ammonium nitrat), kotoran sapi dan dedak padi. Teknologi kultur Daphnia sp. dapat ditingkatkan dengan memberikan pakan tiap hari berupa rendaman dedak padi dengan jumlah dan nutrisi yang cukup. Kondisi pakan yang cukup dengan pemberian setiap hari akan meningkatkan populasi Daphnia sp. Sisa bahan organik yang berasal dari pakan (rendaman dedak padi) merupakan kendala dalam kultur Daphnia sp. karena dapat menurunkan pH dan meningkatkan konsentrasi amoniak. Salah satu cara untuk menurunkan konsentrasi amoniak dan menstabilkan pH pada medium kultur adalah dengan penambahan probiotik yang mengandung bakteri nitrifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi probiotik yang dapat meningkatkan populasi Daphnia sp. dan kualitas air media pemeliharaan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20 – 30 April 2010 di Laboratorium Pendidikan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga Surabaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan memberikan 6 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan dosis probiotik meliputi A kontrol (0 ml/L), B (0,2 ml/L), C (0,4 ml/L), D (0,6 ml/L), E (0,8 ml/L), dan F (1 ml/L). Parameter utama yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah populasi dan parameter pendukung adalah berat biomassa Daphnia sp. serta kualitas air yaitu suhu, oksigen terlarut, pH dan amoniak. Data populasi dianalisis menggunakan ANAVA (Analisis Varian) dan jika terdapat perbedaan pengaruh perlakuan maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan dengan derajat kepercayaan 0,05. Untuk kualitas air dilakukan pengamatan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan puncak populasi yang berbeda – beda pada tiap perlakuan yaitu terjadi pada hari ke-5, ke-6 dan ke-7 dengan puncak populasi tertinggi Daphnia sp. terjadi pada hari ke-7 dihasilkan oleh perlakuan C (probiotik 0,4 ml/L) sebesar 101600 ekor/10 liter. Parameter kualitas air selama penelitian masih berada dalam batas toleransi untuk pertumbuhan Daphnia sp. yaitu pH antara 7 – 7,5, amoniak antara 0,003 – 0,006 mg/l, suhu antara 26 – 29 oC dan oksigen terlarut pada media pemeliharaan antara 3,21 – 3,93 mg/l.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 38/11 Evi p
Uncontrolled Keywords: Daphnia sp
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
IDA EVITA, 060410137 pUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYudi Cahyoko, Ir. ,M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 19 Jan 2012 12:00
Last Modified: 14 Jun 2017 22:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26422
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item