PERTUMBUHAN KEPITING BAKAU (SCYLLA PARAMAMOSAIN) STADIA ZOEA-MEGALOPA YANG DIBERI PAKAN ARTEMIA SPP. DENGAN PENGAYAAN MENGGUNAKAN KUNING TELUR AYAM

NINING KHOIRUNNIZA, 060710294p (2012) PERTUMBUHAN KEPITING BAKAU (SCYLLA PARAMAMOSAIN) STADIA ZOEA-MEGALOPA YANG DIBERI PAKAN ARTEMIA SPP. DENGAN PENGAYAAN MENGGUNAKAN KUNING TELUR AYAM. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2011-khoirunniz-21651-pkbp52-k.pdf

Download (350kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
gdlhub-gdl-s1-2012-khoirunniz-18452-pkbp52-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kepiting bakau (Scylla paramamosain) merupakan salah satu sumber keanekaragaman hayati perairan Indonesia yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Permintaan komoditas kepiting bakau terus meningkat, hal ini bukan hanya disebabkan oleh rasa dagingnya yang sangat gurih tetapi juga disebabkan oleh kandungan gizinya yang cukup tinggi. Penyediaan kepiting bakau mengalami hambatan yaitu masih mengandalkan hasil tangkapan dari alam sehingga kesinambungan produksi sulit dipertahankan sepanjang tahun. Kebutuhan pasar yang terus meningkat dan keterbatasan hasil tangkapan di alam, menyebabkan usaha budidaya pembenihan kepiting bakau diperlukan agar kebutuhan pasar dapat terpenuhi. Masalah utama yang dihadapi usaha pembenihan kepiting bakau adalah rendahnya tingkat pertumbuhan larva kepiting bakau. Hal tersebut disebabkan karena nutrisi yang tersedia pada pakan kurang mencukupi pada larva. Penanganan masalah tersebut, diperlukan pengayaan nutrisi pakan alami untuk larva kepiting bakau. Artemia spp. memiliki kandungan nutrien yang lengkap sehingga baik digunakan sebagai pakan alami larva kepiting bakau. Kekurangan dari Artemia spp. yaitu kandungan lemak Artemia spp. rendah sehingga diperlukan pengayaan untuk menyuplai lemak yang ada pada Artemia spp. Kuning telur ayam mentah memiliki kandungan lemak tinggi sehingga dapat menyuplai nutrisi pada pakan alami seperti Artemia spp.. Dengan demikian pengayaan Artemia spp. dengan kuning telur ayam diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan kepiting bakau stadia zoea-megalopa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Artemia spp. yang telah diperkaya dengan kuning telur ayam terhadap kecepatan pertumbuhan kepiting bakau (S. paramamosain) stadia zoea-megalopa dan untuk mengetahui dosis kuning telur ayam yang tepat untuk pengayaan Artemia spp. agar menghasilkan pertumbuhan kepiting bakau (S. paramamosain) stadia zoea-megalopa yang baik. Penelitian dilakukan di Unit Pengelola Budidaya Laut, Situbondo. Desain yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Bahan uji dalam penelitian ini adalah kuning telur ayam, kepiting bakau stadia zoea tiga yang berasal dari penetasan larva kepiting bakau di Unit Pengelola Budidaya Laut Situbondo, nauplius Artemia spp. dan air laut 100 L dengan salinitas 32-33 ppt. Pengayaan Artemia spp. dengan kuning telur ayam dilakukan dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Dosis kuning telur ayam dalam pengayaan Artemia spp. adalah 0,0 mL/L (A); 0,3 mL/L (B); 0,6 mL/L (C) dan (D) 0,9 mL/L. Parameter utama yang diamati adalah pertumbuhan kepiting bakau stadia zoeamegalopa, sedangkan parameter penunjang adalah dilakukan pengukuran kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengayaan Artemia spp. menggunakan kuning telur ayam dengan dosis yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan kepiting bakau stadia zoea-megalopa. Rata-rata pertumbuhan tertinggi diperoleh dengan perlakuan 0,9 mL/L (D), sedangkan terendah diperoleh pada perlakuan kontrol 0,0 mL/L (A). Parameter penunjang seperti suhu berkisar antara 29-320C, salinitas berkisar antara 31-33 ppt, pH berkisar antara 7,5- 8,5, oksigen terlarut berkisar antara 5-7 mg/L dan amonia air ≤ 1 mg/L.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 52/11 Kho p
Uncontrolled Keywords: SCYLLA PARAMAMOSAIN
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
NINING KHOIRUNNIZA, 060710294pUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAkhmad Taufiq Mukti, S.Pi, M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 19 Jan 2012 12:00
Last Modified: 13 Aug 2016 06:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26436
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item