PEMBERIAN VITAMIN C MELALUI PENGKAYAAN DAPHNIA UNTUK MENINGKATKAN PERTAHANAN TUBUH IKAN KOI (CYPRINUS CARPIO) TERHADAP SERANGAN BAKTERI A. HYDROPHILA.

LATIFAH FAJARWATI, 06 (2011) PEMBERIAN VITAMIN C MELALUI PENGKAYAAN DAPHNIA UNTUK MENINGKATKAN PERTAHANAN TUBUH IKAN KOI (CYPRINUS CARPIO) TERHADAP SERANGAN BAKTERI A. HYDROPHILA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2012-fajarwatil-22335-pkbp74-k.pdf

Download (306kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
26457.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Budidaya ikan koi memiliki beberapa permasalahan yang meliputi kualitas air dan kegiatan pemeliharaan. Penyebab utama penurunan kualitas air yang sering terjadi selama pemeliharaan adalah ketidak stabilan lingkungan, yang berakibat banyak penyakit yang muncul baik yang disebabkan oleh parasit, jamur, bakteri maupun virus. Salah satu penyakit bakterial yang muncul dalam pemeliharaan ikan koi adalah MAS (Motile Aeromonas Septicemia), yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas Hydrophila. Peningkatan pertahanan tubuh ikan dapat dilakukan dengan memberi vitamin C sebagai pakan tambahan pada ikan. Vitamin C sebagai antioksidan dapat melindungi sel fagosit dari proses oksidasi, di mana sel fagosit meliputi sel darah putih. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan vitamin C melalui pengkayaan Daphnia kemudian diberikan pada benih selama 14 hari. Proses selanjutnya adalah uji tantang dengan bakteri A.hydrophila selama 96 jam. Penelitian dilakukan mengunakan pengujian dengan analisis keragaman model Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan ulangan 4 kali dan 5 perlakuan, yaitu dosis pengkayaan vitamin C sebanyak 1,5 g/L, 2 g/l, 2,5 g/L, dan dua perlakuan kontrol. Kontrol negatif yaitu tanpa vitamin C dan tanpa diuji tantang, sedangkan kontrol positif yaitu tanpa vitamn C dan diuji tantang. Parameter utama pertahanan tubuh benih ikan yang diamati adalah jumlah sel darah putih dan tingkat kelulushidupan benih ikan koi. Parameter penunjang adalah kualitas air seperti suhu, oksigen terlarut, dan derajat keasaman (pH). Analisis data menggunakan uji analisis varian (ANAVA) dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan untuk mengetahui hasil perlakuan pemberian vitamin C melalui pengkayaan Daphnia yang terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian vitamin C melalui pengkayaan Daphnia dengan dosis berbeda memberikan perbedaan nyata terhadap jumlah sel darah putih benih ikan koi yang terpapar bakteri A.hydrophila. Jumlah sel darah putih benih ikan koi yang diberi vitamin C melalui pengkayaan Daphnia tertinggi pada perlakuan C yaitu sebesar 384.05 sel/mm3 dengan dosis vitamin C 2,5 g/L. Hasil penelitian untuk tingkat kelulushidupan benih ikan koi yang terpapar bakteri A.hydrophila menunjukkan bahwa pemberian vitamin C melalui pengkayaan Daphnia dengan dosis berbeda tidak memberikan perbedaan nyata Tingkat kelulus hidupan benih ikan koi yang diberi vitamin C melalui pengkayaan daphnia tertinggi pada perlakuan C yaitu sebesar 90% dengan dosis vitamin C 2,5 g/L.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 74 11 Faj p
Uncontrolled Keywords: KOI
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
LATIFAH FAJARWATI, 06UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHari Suprapto,, Prof. Dr. Ir., M.AgrUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 24 Jan 2012 12:00
Last Modified: 14 Jun 2017 22:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26457
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item