STUDI KADAR LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA IKAN, KRUSTASEA DAN MOLUSKA DI PERAIRAN PANTAI KENJERAN, SURABAYA DAN PELABUHAN PERIKANAN BRANTA, PAMEKASAN

NADIFA FUADIYAH, 060610111p (2012) STUDI KADAR LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA IKAN, KRUSTASEA DAN MOLUSKA DI PERAIRAN PANTAI KENJERAN, SURABAYA DAN PELABUHAN PERIKANAN BRANTA, PAMEKASAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2013-fuadiyahna-22449-3.ringka-n.pdf

Download (159kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
fulltext fua.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Wilayah pesisir dan laut merupakan tempat pembuangan akhir dari segala jenis limbah yang dihasilkan oleh aktifitas manusia di darat maupun di laut. Limbah yang mengandung logam berat tersebut dapat mengkontaminasi perairan sungai maupun laut dan bioakumulasi dalam rantai makanan yang berasal dari perairan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga April 2011. Kegiatan penelitian meliputi pengamatan di lapang pada bulan Maret 2011 dan analisis laboratorium pada bulan April 2011. Pengambilan sampel dilakukan di wilayah permukiman penduduk sekitar Perairan Pantai Kenjeran Kelurahan Sukolilo, Kecamatan Bulak, Surabaya dan Pelabuhan Perikanan Branta, Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Pemeriksaan kadar logam berat timbal (Pb) pada sampel ikan, krustasea, moluska, air laut dan sedimen dilakukan di Laboratorium Teknik Industri Jurusan Teknik Kimia ITS Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan teknik pengambilan data secara observasional yaitu metode yang menggambarkan dan menganalisis suatu keadaan atau kejadian pada suatu daerah dan saat tertentu. Metode ini untuk membuat pencandraan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau daerah tertentu (Suryabrata, 1993). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar logam berat timbal (Pb) pada ikan, krustasea dan moluska yang dikonsumsi oleh masyarakat dalam kurun waktu kurang lebih 5 – 10 tahun yang tinggal disekitar Perairan Pantai Kenjeran, Surabaya dan Pelabuhan Perikanan Branta, Pamekasan serta mengetahui apakah kadar logam berat timbal (Pb) pada ikan, krustasea dan moluska yang dikonsumsi melebihi ambang batas atau berada di bawah ambang batas konsumsi yang telah ditetapkan. Parameter utama dalam penelitian ini adalah kadar logam berat timbal ADLN_PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SKRIPSI Studi kadar logam.... Nadifa Fuadiyah (Pb) pada ikan, krustasea dan moluska sedangkan parameter pendukung dalam penelitian ini adalah kondisi perairan serta kadar logam berat timbal (Pb) pada air laut dan sedimen di kedua lokasi penelitian. Metode pengujian sampel menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) dengan panjang gelombang (λ) untuk timbal (Pb) 283,3 μm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Perairan Pantai Kenjeran, Surabaya untuk jenis ikan yaitu ikan sembilang (Plotosus sp) rata-rata kadar logam berat timbal (Pb) telah melebihi nilai ambang batas konsumsi yang telah ditetapkan (0,3 ppm SNI, 2009) yaitu berkadar 0.3010 ppm, sedangkan untuk jenis krustasea dan moluska masih dibawah nilai ambang batas konsumsi (krustasea 0,5 ppm dan moluska 1,5 ppm SNI, 2009). Pelabuhan Perikanan Branta, Pamekasan menunjukkan bahwa dari jenis ikan, yaitu ikan lidah (Cynoglossus lingua) rata-rata kadar logam berat timbal (Pb) telah melebihi nilai ambang batas (0.3 ppm SNI, 2009) yaitu berkadar 0.5150 ppm dan pada jenis krustase, yaitu udang mantis (Harpiosquilla raphidea) rata-rata juga melebihi nilai ambang batas yang telah ditetapkan (0.5 ppm SNI, 2009) yaitu 0.5910 ppm. Rata-rata kadar logam berat timbal (Pb) untuk semua jenis ikan yang dikonsumsi di Perairan Kenjeran, Surabaya sebesar 0,2708 ppm dan di Pelabuhan Perikanan Branta, Pamekasan sebesar 0,3016 ppm sedangkan rata-rata kadar logam berat timbal (Pb) pada jenis non ikan (krustasea dan moluska) di Kenjeran sebesar 0,4203 ppm dan di Pamekasan sebesar 0,5525 ppm. Rata-rata kadar logam berat timbal (Pb) pada air laut di Kenjeran sebesar 0,2066 mg/l dan di Pamekasan sebesar 0,3466 mg/l, kedua tempat melebihi nilai ambang batas yang telah ditetapkan (0,1 mg/l Halang, 2007). Sedangkan rata-rata kadar logam berat Pb pada sedimen sebesar 0,3467 mg/l dan di Pamekasan 0,3933 mg/l.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 30 12 Fua s
Uncontrolled Keywords: FISH
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
NADIFA FUADIYAH, 060610111pUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBoedi Setya Rahardja, Ir MPUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 21 Jan 2013 12:00
Last Modified: 13 Aug 2016 06:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26458
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item