STUDI PERBEDAAN STRONG MARRIAGE PADA PASANGAN YANG MENIKAH MUDA

Inneke Tri Soekarno, 110010406 (2005) STUDI PERBEDAAN STRONG MARRIAGE PADA PASANGAN YANG MENIKAH MUDA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2006-soekarnoin-1303-psi050-k.pdf

Download (325kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
26465.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari jawaban mengenai perbedaan Strong Marriage pada pasangan yang menikah muda, perbedaan Strong Marriage pada pasangan yang menikah muda karena keduanya telah merencanakan dengan pasangan yang menikah muda karena melakukan seks pra-nikah, perbedaan Strong Marriage pada pasangan yang menikah muda karena keduanya telah merencanakan dengan pasangan yang menikah muda melalui proses to 'aruf serta mengetahui perbedaan Strong ;Jarriag>e pasangan yang menikah muda karena keduanya telah melakukan seks pra-nikah dengan pasangan yang menikah muda melalui proses ta'aruf. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari tiga variabel bebas, vaitu pasangan yang menikah muda karena keduanya telah merencanakannya (XI ). pasangan yang menikah muda karena keduanya telah melakukan seks pra-nikah (X2) dan pasangan yang menikah muda melalui proses ta'aruf (X3). Penelitian ini termasuk dalam explanatory re.ceach karena berusaha untuk melihat perbedaan pada variabel penelitian dan menguji hipotesis kerja. Penelitian ini dilakukan pada pasangan yang keduanya menikah muda vaitu usia 19 – 24 tahun, sementara alasan dalam memutuskan menikah karena keduanya telah merencanakannya, pasangan tersebut telah melakukan seks pranikah dan pasangan yang menikah melalui proses la 'aruf Responden penelitian ini bedomisili di Surabaya, Jember, Sidoarjo dan Yogyakarta. Jumlah responden penelitian ini sebanyak 50 pasangan. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Berdasarkan uji validitas (taraf signifikansi 5%) diperoleh 112 item sahih dan 8 item gugur. Pada uji reliabilitas (menggunakan uji alpha) menghasilkan koefisien reliabilitas sebesar 0,9515. Sehingga kuesioner penelitian ini dinyatakan reliabel. Teknik analisis data menggunakan analisis varian non-parametrik 1 jalur (Kruskal-Wallis), dimana diperoleh koefisien sebesar 0,049 dan p < 0,05 rang menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Dengan demikian terdapat perbedaan Strong Marriage pada pasangan yang menikah muda. Sementara untuk menguji hipotesis minor digunakan uji Mann-Whitney. Pada antara pasangan yang menikah muda karena keduanya telah merencanakan dengan pasangan yang menikah muda karena keduanya telah melakukan seks pra-nikah diperoleh koefisien sebesar 0,978_ Hal tersebut menunjukkan tidak terdapat perbedaan diantara keduanya (p > 0,05). Uji antara pasangan yang menikah muda karena keduanya telah merencanakannya dengan pasangan yang menikah muda melalui proses ta'aruf terdapat perbedaan karena diperoleh koefisien sebesar 0,038 (p < 0,05). Pada uji ketiga antara pasangan yang menikah muda karena keduanya telah melakukan seks pra-nikah dengan pasangan yang menikah muda melalui proses ta'aruf diperoleh koefisien sebesar 0,017 (p < 0,05). Dengan demikian uji ketiga tersebut menunjukkan adanya perbedaan Strong Marriage antara keduanya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Psi.05/06 Soe s
Uncontrolled Keywords: MARRIAGE AGE
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF511-593 Emotion, Feeling, Affection
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
Inneke Tri Soekarno, 110010406UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNurul Hartini, S.Psi., M.KesUNSPECIFIED
ContributorDewi Retno Suminar, Dra.,S,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Septian Eko Budianto
Date Deposited: 07 Jun 2006 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 16:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26465
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item