HUBUNGAN ANTARA TINGKAT SELF DISCLOSURE DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA WANITA PENDERITA KANKER PAYUDARA STADIUM LANJUT

ANJARSULISTYORINI, 110310676 (2007) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT SELF DISCLOSURE DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA WANITA PENDERITA KANKER PAYUDARA STADIUM LANJUT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2008-sulistyori-7351-psi710-k.pdf

Download (343kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
26510.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini merupakan tipe penelitian penjelasan (explanatory research), dan berdasarkan pendekatannya termasuk dalam penelitian kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara tingkat self disclosure dengan psychological well being pada wanita yang menderita kanker payudara stadium lanjut. Penelitian ini dilakukan di Poli Onkologi RSUD dr. Soetomo. Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini adalah semakin banyaknya jumlah wanita yang menderita kanker payudara, baik di dunia maupun di Indonesia sendiri. Pentingnya arti payudara bagi seorang wanita, membuat mereka yang menderita penyakit ini tidak hanya akan menderita secara fisik namun juga secara psikologis. Dampak fisik dan psikologis ini selanjutnya dapat memberikan efek negatif pada harga diri dan kesejahteraan penderitanya sehingga mereka akan sulit mencapai kondisi psikologis yang sehat. Mereka sulit mencapai psychological well being. Beberapa diantara penderita berpikir bahwa selain berdampak bagi diri mereka sendiri, penyakit yang mereka derita juga akan mempengaruhi hubungan mereka dengan orang lain. Tak jarang dari mereka yang kemudian menjadi tertutup, menarik diri dan hanya meratapi nasib. Sementara itu, terdapat teori yang menjelaskan bahwa jika seseorang tidak membuka diri kepada orang lain maka is justru akan kesulitan mengatasi masalah yang berkaitan dengan hubungan mereka dengan orang lain. Sebaliknya, dengan membuka diri (self disclosure) seseorang akan lebih memahami diri mereka sendiri, lebih mampu mengatasi masalah serta memiliki keintiman hubungan dengan orang lain sehingga diharapkan dapat meningkatkan psychological well beingnya. Disinilah penelitian ini dirasa perlu untuk dilakukan untuk mengetahui lebih dalam hubungan antara tingkat self disclosure dengan psychological well being pada wanita yang menderita kanker payudara. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Validitas yang digunakan adalah validitas isi, kelayakan item diperoleh melalui teknik korelasi product moment Pearson dan reliabilitas diuji dengan menggunakan teknik Alpha Cronbach. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi Kendal Tau b, dengan dibantu program SPSS versi 12.0 for windows. Hasil analisis menunjukkan terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara tingkat self disclosure dengan psychological well being pada wanita yang menderita kanker payudara. Artinya, semakin tinggi tingkat self disclosure, semakin tinggi pula psychological well being wanita yang menderita penderita kanker payudara stadium lanjut di Poli Onkologi RSUD dr. Soetomo.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Psi 71/07 Sul h
Uncontrolled Keywords: SELF DISCLOSURE; BREAST CANCER
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF698-698.9 Personality
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
ANJARSULISTYORINI, 110310676UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNurul Hartini, S.Psi., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Septian Eko Budianto
Date Deposited: 08 Jul 2008 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 17:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26510
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item