PENGARUH PEMBERIAN GROUP-MEDIATED COUNSELING TERHADAP PENINGKATAN TINGKAT EXERCISE SELF EFPICACYPADA LAN3UT USIA PENDERITA OSTEOPOROSIS DI PANTI WERDHA MARGO DEDALI SURABAYA

EKKY DWI RATNA HAPSARI, 110110494 (2006) PENGARUH PEMBERIAN GROUP-MEDIATED COUNSELING TERHADAP PENINGKATAN TINGKAT EXERCISE SELF EFPICACYPADA LAN3UT USIA PENDERITA OSTEOPOROSIS DI PANTI WERDHA MARGO DEDALI SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2006-hapsariekk-1365-psi520-k.pdf

Download (259kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
26545.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada pengaruh pemberian Group-Mediated Counseling terhadap peningkatan tingkat exercise self efficacy pada lanjut usia penderita osteoporosis di panti werdha "Hargo Dedali" Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian terapan menggunakan metode eksperimen semu. Variabel penelitian ini adalah Group-Mediated Counseling, peningkatan tingkat exercise self efficacy lanjut usia penderita osteoporosis serta variabel kontrol berupa usia dan frekuensi lanjut usia dalam berolahraga. Desain eksperimen yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design dengan menggunakan skala exercise self efficacy sebagai pretest dan posttest pada kelompok kontrol dan eksperimen serta pemberian Group-Mediated Counseling. Pemilihan sampel menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling yang dilakukan dengan cara menarik sampel dari masing-masing tingkatan kelompok kategori skor exercise self efficacy secara random. Hasil analisis data keseluruhan memberikan kesimpulan bahwa Group-Mediated Counseling (GMC) mampu meningkatkan tingkat exercise self efficacy lanjut usia penderita osteoporosis di panti werdha "Hargo Dedali" Surabaya dengan perbedaan nilai peningkatan yang signifikan pads kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Secara kuantitatif berdasarkan basil analisis data dengan Analisis Kovarian disimpulkan bahwa GMC efektif secara signifikan untuk meningkatkan tingkat exercise self efficacy lanjut usia penderita osteoporosis di panti werdha "Hargo Dedali" Surabaya. Berdasarkan analisis kovarian untuk membandingkan nilai peningkatan tingkat exercise self efficacy atau gain score pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diperoleh basil uji F sebesar 8,876 dengan nilai p sebesar 0,012. Jika p<0,05 berarti nilai F signifikan. Analisis data pendukung pada hasil wawancara, observasi, monitor diri dan evaluasi subyek secara umum dapat disimpulkan bahwa subyek merasa lebih yakin bahwa dirinya mampu untuk terus berolahraga secara teratur setelah mengikuti rangkaian sesi GMC.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Psi 52/06 Hap p
Uncontrolled Keywords: COUNSELING, OSTEOPOROSIS
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF698-698.9 Personality
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
EKKY DWI RATNA HAPSARI, 110110494UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWoelan Handadari, Dra.,Msi.UNSPECIFIED
Depositing User: Tn Septian Eko Budianto
Date Deposited: 03 Jul 2006 12:00
Last Modified: 20 Jun 2017 16:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26545
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item