Penerimaan Diri pada Penderita Myasthenia Gravis

Aulia Yasmine, 110210018 (2007) Penerimaan Diri pada Penderita Myasthenia Gravis. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-yasmineaul-7438-psi09_0-k.pdf

Download (367kB) | Preview
[img] Text (Full Text)
gdlhub-gdl-s1-2008-yasmineaul-7378-psi09_0-r.pdf
Restricted to Registered users only

Download (757kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-yasmineaul-7378-psi09_0-n.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui bagaimana penerimaan diri seorang penderita myasthenia gravis. Penerimaan diri sendiri adalah adanya kemampuan untuk mengontrol emosi, menjauhi sikap overact, mempunyai toleransi tinggi terhadap frustrasi dan mau menerima dirinya sendiri apa adanya (Sobur, 2003; 335). Myasthenia Gravis adalah penyakit autoimun, dimana terbentuk imunitas terhadap protein reseptor asetilkolin pada sambungan neuromuskular (Guyton & Hall, 1997; 555). Proses autoimun menyebabkan produksi antibodi yang menurunkan jumlah reseptor nikotinik yang fungsional pads endplate pascahubungan (hubungan antara sel syaraf dan sel otot) (Katzung, 2001; 175). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus instrinsik, yaitu penelitian yang dilakukan karena ketertarikan atau kepedulian pads suatu studi kasus khusus. Kriteria subyek penelitian ini yaitu: (1) Subjek adalah penderita myasthenia gravis yang tinggal di Indonesia. (2) Berjenis kelamin wanita. (3) Berusia mulai dari 20 tahun sampai dengan 40 tahun.(4) Subyek bersedia untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Dad keriteria tersebut terpilih 2 orang yang dianggap representatif untuk menjadi subyek dalam penelitian ini. Adapun teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah tematik, dengan menggunakan koding dari hasil transkrip wawancara yang telah diverbatim.Teknik analisis ini terdiri dari tiga tahapan yaitu: open koding, axial koding, selective koding. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penderita myasthenia gravis yang terlibat dalam penelitian ini mempunyai penerimaan diri yang rendah. Secara detail hal ini ditunjukkan oleh responden 1 dengan (1) Berhenti dari kegiatan yang biasa dilakukan (mis: arisan, organisasi, yasinan). la menyadari adanya kelemahan yang dimilikinya sehingga tidak memaksakan diri untuk melakukan hal diluar batasan kemampuannya, (2) Jarang keluar dari rumah, fokus pada keluarga, (3) Membatasi pergaulan agar konflik dapat berkurang, (4) Berkurangnya kepercayaan diri karena menganggap diri tidak sempurna, (5) Tidak adanya keinginan lain selain melihat anak-anaknya berhasil.Sedangkan pads responden 2

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Psi 09/08 Yas p
Uncontrolled Keywords: HEALTH PSYCHOLOGY; PERSONALITY
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF698-698.9 Personality
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
Aulia Yasmine, 110210018UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWoelan Handadari, Dra., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Septian Eko Budianto
Date Deposited: 25 Jul 2008 12:00
Last Modified: 17 Jul 2017 00:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26687
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item