PERBEDAAN KEPUASAN PERKAWINAN PADA ISTRI YANG MEMIMILIKI PENGHASILAN LEBIH BESAR DARI SUAMINYA DITINJAU DARI TINGKAT KEMATANGAN KEPRIBADIAN

INNEKE WIDYASTUTI, 110210053 (2007) PERBEDAAN KEPUASAN PERKAWINAN PADA ISTRI YANG MEMIMILIKI PENGHASILAN LEBIH BESAR DARI SUAMINYA DITINJAU DARI TINGKAT KEMATANGAN KEPRIBADIAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
123.pdf

Download (376kB) | Preview
[img] Text (full text)
gdlhub-gdl-s1-2007-widyastuti-5390-psi6407.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pada kehidupan masyarakat di Indonesia khususnya, ada stereotipe bahwa suami dalam keluarga adalah seorang pemimpin yang mengendalikan segala masalah keluarga termasuk masalah keuangan. Suami adalah orang yang paling berkuasa di dalam keluarga, karena memiliki segala-galanya termasuk dalam masalah pendapatan. Seorang suami harus memiliki pendapatan untuk mencukupi semua kebutuhan keluarganya, sedangkan istri diharapkan sebagai pengelola tugas-tugas rumah tangga. Tetapi, pada jaman modern seperti sekarang ini, pembagian peran seperti diatas tidak lagi terlalu kaku. Istri dapat pula bekerja dan mencari penghasilan, yang terkadang penghasilan yang didapatkan lebih besar daripada suaminya, sehingga suami merasa tersisih, dan banyak para istri yang menjadi kepala rumah tangga (Budiman, 2002). Masalah ekonomi adalah salah satu permasalahan yang biasa dihadapi dalam rumah tangga, apalagi jika peran suami yang seharusnya menafkahi istri tidak dapat sepenuhnya dipenuhi. Ketika istri memiliki pekerjaan yang jauh lebih baik dari suaminya, dengan penghasilan lebih tinggi. Jika istri mempermasalahkan penghasilan siapa yang lebih besar dalam rumah tangga, akhirnya memang dapat mempengaruhi keharmonisan rumah tangga dan menimbulkan ketidakpuasan dalam perkawinan, bahkan dapat menjadi suatu pemicu terjadinya perceraian. Menjadi masalah atau tidaknya hal ini, sangat bergantung pada pribadi istri itu sendiri. Ketika seorang istri mengalami kondisi seperti diatas, maka yang diperlukan adalah kematangan kepribadian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Psi 64/07 Wid p
Uncontrolled Keywords: WOMEN IN MARRIAGE; WOMEN(PSYCHOLOGY)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF511-593 Emotion, Feeling, Affection
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF698-698.9 Personality
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
INNEKE WIDYASTUTI, 110210053UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEndah Mastuti, S.Psi.,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Septian Eko Budianto
Date Deposited: 23 Oct 2007 12:00
Last Modified: 11 Jun 2017 20:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26711
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item