HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PERSONAL COMMITMENT DAN TINGKAT SECURE ATTACHMENT DENGAN TINGKAT KECENDERUNGAN MELAKUKAN SEKS PRANIKAH PADA MAHASISWA YANG BERPACARAN DI MASA DEWASA AWAL

Juni Ramadhona Winnusa, 110110481 (2006) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PERSONAL COMMITMENT DAN TINGKAT SECURE ATTACHMENT DENGAN TINGKAT KECENDERUNGAN MELAKUKAN SEKS PRANIKAH PADA MAHASISWA YANG BERPACARAN DI MASA DEWASA AWAL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-winnusajun-1317-psi47_0-t.pdf

Download (312kB) | Preview
[img]
Preview
Text (full text)
gdlhub-gdl-s1-2006-winnusajun-1317-psi.47_06.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara metodologik dan empiris apakah ada hubungan antara tingkat commitment personal dan tingkat secure attachment dengan kecenderungan perilaku seks pra-nikah pada mahasiswa di masa dewasa awal. Ketiga variabel dalam penelitian ini yaitu (a) tingkat commitment personal, (b) tingkat secure attachment, dan (c) kecenderungan perilaku seks pra-nikah diukur dengan menggunakan laporan tentang diri (self report) dengan menggunakan kuesioner. Pacaran adalah hubungan yang dapat membuat individu mempelajari mengenai perasaan emosional tentang kehangatan, kedekatan dan berbagi dalam hubungan dengan orang lain (Santrock, 2002: 112). Tetapi ternyata Pacaran dianggap sebagai pintu masuk hubungan yang lebih dalam lagi, yaitu hubungan seksual pranikah dengan alasan sebagai wujud kedekatan antara dua orang yang sedang jatuh cinta (DeGuzman dan Diaz, 1999; dalam Hanifah: 2001). Individu biasanya melibatkan aspek komitmen dan attachment dalam hubungan berpacaran. Kedua variabel inilah yang akan dilihat hubungannya dengan kecenderungan perilaku seks pranikah Subyek dari penelitian ini ialah para mahasiswa Universitas X di Surabaya yang berusia 21 tahun ke atas atau yang telah memasuki masa dewasa awal. Dari 61 subyek, 32 orang adalah wanita dan 29 adalah laki-laki. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik korelasi non-parametrik Kendall. Diperoleh angka koefisien korelasi (rxly) sebesar 0,152 dan koefisien korelasi (rx2y) sebesar 0,114. Hal ini berarti hubungan antara tingkat personal commitment dan tingkat secure attachment dengan kecenderungan perilaku seks pra-nikah pada mahasiswa di masa dewasa awal positif. Maksudnya jika tingkat personal commitment dan secure attachment dalam diri seorang individu tinggi maka tingkat kecenderungannya untuk melakukan seks pranikah juga tinggi. Begitu pula untuk sebaliknya, jika tingkat personal commitment dan secure attachment dalam diri seorang individu rendah maka tingkat kecenderungannya untuk melakukan seks pranikah juga rendah. Uji signifikansi pada kedua hubungan melalui nilai probabilitas didapatkan hasil diterimanya hipotesis yang berbunyi "tidak ada hubungan antara tingkat personal commitment dan tingkat secure attachment dengan tingkat kecenderungan melakukan seks pranikah" dan diterimanya hipotesis yang berbunyi "tidak ada hubungan antara tingkat secure attachment dengan tingkat kecenderungan melakukan seks pranikah". Artinya penelitian ini tidak terbukti.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Psi.47/06 Win h
Uncontrolled Keywords: TEENAGE SEX OFFENDERS; PRIMARITAL SEX
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ1075-1075.5 Sex role
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ12-449 Sexual life
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
Juni Ramadhona Winnusa, 110110481UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHawaim achrus, Drs.,MSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 19 Jun 2006 12:00
Last Modified: 11 Jun 2017 21:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26715
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item