KONSEP DIRI REMASJA YANG MENGALAMI SOCIAL ISOLATION (ISOLASI SOSIAL)

Elvira Dirgayanti, 110110514 (2006) KONSEP DIRI REMASJA YANG MENGALAMI SOCIAL ISOLATION (ISOLASI SOSIAL). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-dirgayanti-3234-psi80_0-k.pdf

Download (332kB) | Preview
[img]
Preview
Text (full text)
gdlhub-gdl-s1-2006-dirgayanti-3234-psi80_06.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami bagaimana terbentuknya dan hasil akhir konsep diri individu dapat mempengaruhi terjadinya isolasi sosial dan bagaimana isolasi sosial dapat menyebabkan terjadinya perubahan konsep diri pada diri seseorang, serta mengetahui dan memahami secara jelas tentang Konsep Diri Remaja yang Mengalami Isolasi sosial. Pemahaman ini dicapai melalui suatu kegiatan penelitian yang dilakukan melalui studi kasus di salah satu sekolah berasrama di Samarinda. Prosedur pengambilan sampel atau subjek penelitian dilakukan dengan metode pengambilan sampel berdasarkan teori, atau berdasarkan konstruk operasional. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik analisis tematik, yaitu proses mengkode informasi, yang dapat menghasilkan daftar tema, model tema, atau indikator yang kompleks, kualifikasi yang biasanya terikat dengan tema itu atau ha-l¬hal diantara/gabungan dari yang telah disebutkan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menjelaskan bahwa konsep diri yang dimiliki oleh remaja yang mengalami isolasi sosial pada umumnya merupakan konsep diri negatif, dimana konsep diri tersebut diungkapkan secara berbeda oleh masing-masing individu. Konsep diri tidak sepenuhnya merupakan penyebab terjadinya isolasi sosial pada diri individu. Faktor yang sangat berpengaruh terhadap terjadinya isolasi sosial adalah faktor lingkungan terutama yang berkaitan dengan pola asuh orang tua didalam keluarga dan faktor sikap individu terhadap stimulus lingkungan. Perubahan konsep diri tidak terjadi secara signifikan, atau dengan kata lain tidak berubah sepenuhnya pada diri remaja yang mengalami isolasi sosial. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah faktor pola pikir dari individu itu sendiri serta faktor interaksi sosial individu terhadap lingkungannya. Individu yang mengalami isolasi sosial pada umumnya memiliki permasalahan dalam social skill atau kemampuan dalam bersosialisasi. Mereka tidak dapat mengungkapkan pendapat mereka di depan umum, misalnya dalam forum diskusi yang disebabkan oleh ketakutan dari dalam diri mereka sendiri. Untuk itu, mereka memerlukan wadah agar dapat memenuhi kebutuhan untuk mengaktualisasikan dirinya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Psi. 80/06 Dir k
Uncontrolled Keywords: EMOTIONS IN ADOLESCENCE; CONCEPTS IN ADOLESCENCE; ADOLESCENCE PSYCHOLOGY
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
L Education > LC Special aspects of education > LC5201 Education extension. Adult education. Continuing education
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
Elvira Dirgayanti, 110110514UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHamidah, Dra.,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 18 Dec 2006 12:00
Last Modified: 11 Jun 2017 22:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26726
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item