KORELASI ANTARA TINGKAT STRES KERJA DAN HIPERTENSI

Godot S. Sisworo, 110210020 E (2007) KORELASI ANTARA TINGKAT STRES KERJA DAN HIPERTENSI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-sisworogod-7199-psi113_-k.pdf

Download (331kB) | Preview
[img] Text (full text)
gdlhub-gdl-s1-2008-sisworogod-7272-psi113_-7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Obat-obatan Hipertensi memiliki efek jangka panjang yang buruk, maka dari itu digunakanlah salah satu intervensi yang terpusat pada penurunan stres karena stres adalah salah satu faktor penyebab hipertensi tetapi belum terbukti. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat stres kerja dan hipertensi. Subyek penelitian ini adalah individu yang bekerja di sebuah instansi pemerintah ataupun swasta yang memiliki tekanan darah tinggi. Pengambilan sampel yang digunakan adalah metode Purposif Sampling karena populasi penelitan yang realtif sukar didapat, dengan asumsi bahwa subjek penelitian sesuai dengan ciri-ciri dari penggunaan sampling ini. Penelitian ini termasuk penelitian penjelasan (explanatory atau confirmatory research), yakni untuk menjelaskan hubungan antara variabel penelitian dan pengujian hipotesis, atau dengan kata lain tipe penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode korelasional yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara variabel-variabel yang ada. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner tingkat stres kerja dengan aspek fisiologis, psikologis, dan sosiologis, dan skala tingkat hipertensi yang diuji dengan alat tensimeter elektronik untuk mengetahui tekanan darah. Kuisioner tingkat stres kerja terdiri dari 45 item dengan item yang valid dan reliabel sejumlah 35 item. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rho, dengan bantuan program SPSS serf 11. Hasil uji validitas dan reliabilitas pads variabel tingkat stres kerja mempunyai nilai korelasi antara 0,353 sampai dengan 0,722. Uji normalitas dan linieritas menunjukkan p = 0,000 yang berarti tidak normal dan linear. Hasil analisis data penelitian dengan menggunakan Spearman Rho menunjukkan p = 0,000 dengan taraf signifikansi 0,05, dan r = 0,594. Karena p < 0,05 maka Ha diterima, dan r mendekati 1 berarti terdapat korelasi. Sehingga dari hasil analisis data diketahui bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara tingkat stres kerja dengan hipertensi. Kelemahan dalam penelitian ini yaitu kurangnya observasi dan wawancara yang mendalam pada subyek agar dapat menggali data lebih dalam tentang hipertensi yang dideritanya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Psi 113/07 Sis k
Uncontrolled Keywords: Stres kerja, hipertensi
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF511-593 Emotion, Feeling, Affection
R Medicine > RC Internal medicine > RC666-701 Diseases of the circulatory (Cardiovascular) system
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
Godot S. Sisworo, 110210020 EUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEndah Mastuti, M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 11 Jun 2008 12:00
Last Modified: 13 Jun 2017 22:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26757
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item