HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN DIRI DALAM PERKAWINAN DENGAN KEPUASAN PERKAWINAN PADA INDIVIDU YANG MENIKAH KEMBALI (REMARRIED)

Maritya Ika Wahyuni, 110210083 (2007) HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN DIRI DALAM PERKAWINAN DENGAN KEPUASAN PERKAWINAN PADA INDIVIDU YANG MENIKAH KEMBALI (REMARRIED). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-wahyunimar-7195-psi111_-k.pdf

Download (342kB) | Preview
[img] Text (full text)
wahyunimar.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Menjalani pernikahan untuk kedua kalinya tentunya berbeda dengan saat individu menjalani pernikahan yang pertama kali. Karena dalam pernikahan kedua (remarried) segala sesuatu yang dihadapi lebih kompleks daripada apa yang dihadapi pada pernikahan yang pertama. Oleh karena itu dibutuhkan adanya suatu penyesuaian diri kembali di dalam pernikahan sehingga tidak menimbulkan suatu konflik yang berkepanjangan karena adanya ketidakpuasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara penyesuaian diri dalam perkawinan dengan kepuasan perkawinan, dan aspek mana yang paling berhubungan dengan kepuasan perkawinan. Kepuasan perkawinan adalah suatu keadaan sejahtera dan menyenangkan karena telah tercapainya tujuan-tujuan, harapan-harapan, dan keinginan dalam berbagai aspek dalam perkawinan, yang hanya dapat dirasakan oleh pasangan suami-istri yang bersangkutan. Sedangkan penyesuaian dalam perkawinan adalah mengubah diri sendiri sesuai dengan keadaan lingkungan dan juga mengubah lingkungan sesuai dengan keadaan (keinginan) diri. Lingkungan dalam hal ini adalah lingkungan dalam konteks perkawinan. Populasi subyek penelitian adalah janda atau duda yang derdomisili di Kecamatan Jombang yang menikah kembali untuk kedua kalinya dan telah menjalani pernikahannya tidak lebih dari satu tahun. Dengan menggunakan teknik purposif random sampling dalam pengambilan subyeknya. Teknik pengumpulan data pada penyesuaian diri dalam perkawinan dan pada kepuasan perkawinan menggunakan kuesioner tertutup dengan Skala Likert. Pengujian hipotesis menggunakan Teknik Korelasi Product Moment dengan program SPSS versi 12.00 for windows. Hasil yang didapat menunjukkan ada hubungan yang positif secara signifikan antara penyesuaian diri dalam perkawinan dengan kepuasan perkawinan, dimana nilai R=0.844 dan P (0.000) < 0.05 yang berarti semakin tinggi tingkat penyesuaian diri dalam perkawinan yang dimiliki oleh subyek, maka semakin tinggi pula kepuasan perkawinannya. Aspek yang paling berhubungan bagi kepuasan perkawinan adalah penyesuaian dengan pasangan, karena koefisien korelasinya paling tinggi di antara aspek-aspek yang lain, yaitu dengan nilai r=0,841 dan P(0,000)<0,05. Berdasarkan hasil penelitian, maka saran yang diberikan bagi individu yang menikah kembali perlu memperhatikan penyesuaian diri dalam perkawinan agar dapat memperoleh kepuasan dalam perkawinan, khususnya penyesuaian dengan pasangan. Bagi penelitian selanjutnya, agar memperhatikan variabel-variabel lain yang juga dapat memberikan sumbangan terhadap kepuasan perkawinan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Psi 111/07 Wah h
Uncontrolled Keywords: Penyesuaian diri dalam perkawinan, Kepuasan perkawinan, Remarried
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
Maritya Ika Wahyuni, 110210083UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSudaryono, Drs.,SUUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 11 Jun 2008 12:00
Last Modified: 16 Jul 2017 18:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26759
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item