HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN PENYESUAIAN SOSIAL PADA REMAJA PENDERITA HEMOFILIA

Astrid Soffia S., 110310656 (2008) HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN PENYESUAIAN SOSIAL PADA REMAJA PENDERITA HEMOFILIA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-astridsoff-7708-psi25_08.pdf

Download (135kB) | Preview
[img] Text (full text)
gdlhub-gdl-s1-2008-astridsoff-7708-psi25_08.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara konsep diri dengan penyesuian sosial pada remaja penderita hemofilia. Penyesuaian sosial merupakan suatu proses mental dan tingkah laku yang mendorong individu untuk menyesuaikan diri dengan keinginan yang berasal dari dalam diri sendiri, yang dapat diterima oleh lingkungannya. Sedangkan konsep diri dapat didefinisikan secara umum sebagai keyakinan, pandangan atau penilaian seorang terhadap dirinya. Jadi konsep diri adalah pandangan dan perasaan kita tentang diri kita (Brooks & Emmert, 1977:41). Penelitian ini dilakukan pada 51 orang subyek, yang keseluruhan adalah remaja pria penderita hemofilia dengan rentang usia 12-21 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang termasuk dalam tipe penelitian korelasional. Alat ukur yang digunakan sebagai pengumpul data dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan model penskalaan Likert. Kuesioner yang digunakan ada 2 buah, yaitu kuesioner konsep diri yang terdiri dari 31 item dan kuesioner penyesuaian sosial yang terdiri dari 31 item. Metode analisis data dilakukan dengan teknik korelasi Product Moment dari Pearson melalui analisis program SPSS versi 12.0. Hasil perhitungan menghasilkan korelasi rxy sebesar 0,765. Dari hasil korelasi ini dapat diketahui bahwa r xy, hitung lebih besar daripada r tabel (0,279),maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis kerja (Ha) diterima. Hal ini berarti ada hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dengan penyesuaian sosial pada remaja penderita hemofilia. Hasil perhitungan di atas juga menunjukkan arah hubungan kedua variabel yang positif, dimana berarti bahwa semakin positif konsep diri maka semakin baik pula penyesuaian sosial pada remaja penderita hemofilia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Psi 25/08 Ast h
Uncontrolled Keywords: Konsep diri, penyesuaian sosial dan remaja hemofilia
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ793-799.2 Youth. Adolescents. Teenagers
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
Astrid Soffia S., 110310656UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorM. M. W. Tairas, Prof.,Dr.,MA.,MBAUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 23 Oct 2008 12:00
Last Modified: 13 Jun 2017 23:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26768
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item