LETUSAN GUNUNG KELUD DAN DAMPAKNYA BAGI MASYARAKAT DI BLITAR 1951-1975

Anjar Fatmasari, 120410788 (2010) LETUSAN GUNUNG KELUD DAN DAMPAKNYA BAGI MASYARAKAT DI BLITAR 1951-1975. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
SKRIPSI - gdlhub-gdl-s1-2011-fatmasaria-15094-fs.sej.2-l.pdf

Download (326kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-fatmasaria-15094-fs.sej.2-l.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Bencana letusan Gunung Kelud dan dampaknya bagi kehidupan masyarakat Blitar dari tahun 1951-1975 merupakan konsentrasi pembahasan dalam penulisan skripsi ini. Adapun tujuan penulisan ini mengetahui peristiwa letusan Gunung Kelud yang terjadi pada tahun 1951 dan 1966, penanggulangan serta dampaknya sebagai bagian dari peristiwa sejarah lokal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian skripsi ini tidak terlepas dari apa yang telah dijelaskan oleh Kuntowijoyo dengan metode penelitian sejarah. Penelitian sejarah mempunyai lima tahap penelitian yaitu: (1) Pemilihan topik (2) Pengumpulan sumber (3) Verifikasi (kritik sejarah, keabsahan sumber) (4) Interpretasi: analisis dan sintesis, dan (5) Penulisan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa letusan Gunung Kelud pada tahun 1951 tidak banyak korban jiwa dan kerusakan karena telah diantisipasi dengan pembuatan terowongan. Namun pembersihan material letusan di terowongan dan di sepanjang aliran sungai laharan serta perbaikan tidak segera dilakukan pasca letusan menyebabkan daerah Blitar tertimpa musibah banjir dan juga lahar dingin. Perbaikan dan proyek penanggulangan bencana letusan Gunung Kelud baru dilaksanakan pada tahun 1953-1965 dan dalam prosesnya mengalami berbagai kendala. Gunung Kelud kembali meletus pada tahun 1966 kerusakan dan jumlah korban yang meninggal lebih banyak karena proyek penanggulangan dari Yzendoorn yang tidak berhasil mengurangi jumlah air dari dalam danau kawah sesuai target. Pasca letusan dengan segera pemerintah melakukan perbaikan agar tidak terjadi lahar dingin dan banjir di Blitar seperti yang terjadi sebelumnya. Pada masa pemerintah Orde Baru dilakukan proyek Pelita I dari tahun 1969-1974. Proyek-proyek pembangunan memberikan peluang kerja. Sementara itu dengan adanya proyek, pemanfatan material serta pengairan dapat dilakukan secara maksimal sebagaimana bahwa gunung berapi itu memiliki manfaat besar bagi kehidupan manusia. Kata Kunci: letusan gunung, penanggulangan, masyarakat, perubahan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 FS.Sej.28 /10 Fat l
Uncontrolled Keywords: LOCAL HISTORY EVENTS
Subjects: A General Works > AZ History of Scholarship The Humanities > AZ200-361 History
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Creators:
CreatorsEmail
Anjar Fatmasari, 120410788UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLa Ode Rabani, S.S.,M.HumUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Septian Eko Budianto
Date Deposited: 19 Apr 2011 12:00
Last Modified: 05 Oct 2016 08:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26885
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item