CERPEN-CERPEN AGUS NOOR DALAM KUMPULAN CERPEN POTONGAN CERITA DI KARTU POS KAJIAN STRUKTUR FANTASTIK DAN MAKNA

INAYATUR ROSYIDAH, 120710002 (2012) CERPEN-CERPEN AGUS NOOR DALAM KUMPULAN CERPEN POTONGAN CERITA DI KARTU POS KAJIAN STRUKTUR FANTASTIK DAN MAKNA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2012-rosyidahin-21221-8.ABSTRAK.pdf

Download (101kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2012-rosyidahin-21221-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini mengkaji kumpulan cerpen Potongan Cerita di Kartu Pos karya Agus Noor. Penelitian ini bertujuan untuk, pertama, mendeskripsikan struktur fantastik cerpen-cerpen dalam kumpulan cerpen Potongan Cerita di Kartu Pos. Kedua, mendeskripsikan makna di balik struktur fantastik cerpen-cerpen dalam kumpulan cerpen Potongan Cerita di Kartu Pos. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode kualitatif ini menekankan pada analisis isi. Penelitian ini mengambil fokus pada teks agar dapat mengidentifikasi unsur-unsur di dalam teks secara substansial dengan menggunakan data dan teori yang ada. Melalui metode ini peneliti mengembangkan fokus pada “Cerpen-cerpen Agus Noor dalam Kumpulan Cerpen Potongan Cerita di Kartu Pos: Kajian Struktur Fantastik dan Makna”. Langkah awal penelitian ini adalah menganalisis struktur fantastik cerpen-cerpen dengan memanfaatkan teori fantastik Todorov. Pada analisis tahap pertama ini dapat diketahui secara detail struktur fantastik dalam cerpen-cerpen yang meliputi fakta fantastik, narator, tokoh, dan alur. Hasil penelitian struktural menunjukkan bahwa cerpen-cerpen dalam Potongan Cerita di Kartu Pos dapat dikelompokkan dalam genre dan subgenre fantastik, yaitu marvellous, fantastik marvellous, fantastik murni, fantastik uncanny, dan uncanny. Hasil analisis tahap pertama tersebut dimanfaatkan untuk mendukung analisis tahap kedua, yaitu penelusuran atas makna cerpen-cerpen tersebut. Untuk menemukan makna tersebut, penelitian ini memanfaatkan teori semiotika Peirce. Melalui hubungan antara ground, denotatum, dan interpretant, makna atas cerpen-cerpen dalam Potongan Cerita di Kartu Pos dapat diungkap. Cerpen “Komposisi untuk Sebuah Ilusi”, “Puzzle Kematian Girirndra”, dan “Mata Mungil yang Menyimpan Dunia” berusaha mencermati ragam persoalan dalam masyarakat. Cerpen “Sirkus”, “Pagi Bening Seekor Kupu-kupu…”, dan “Potongan-potongan Cerita di Kartu Pos” mengandung wacana fenomena sosial, wacana kesenjangan antara kaum yang kaya dan kaum yang tenggelam di bawah garis kemiskinan. Ketiga cerpen ini mengangkat isu kelaparan dan bencana kemiskinan. Cerpen “Cerita buat Bapak Presiden…”, “Dongeng buat Pussy”, dan “Tiga Cerita Satu Tema” sarat akan keadaan sosial-politik yang terjadi di Indonesia. Secara keseluruhan, cerpen-cerpen dalam Potongan Cerita di Kartu Pos membentuk semacam alegori atas keadaan bangsa Indonesia dewasa kini. Cerpen-cerpen dalam Potongan Cerita di Kartu Pos mewakili sekian banyak permasalahan yang tengah dihadapi bangsa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS.BI.13/12 Ros c
Uncontrolled Keywords: SHORT STORY
Subjects: P Language and Literature
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsEmail
INAYATUR ROSYIDAH, 120710002UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAdi Setijowati, Dra., M.Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 07 Nov 2012 12:00
Last Modified: 12 Aug 2016 08:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26895
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item