KONSTRUKSI KELUARGA DALAM SERAT MURTASIYAH: SUNTINGAN TEKS DISERTAI TINJAUAN PANDANGAN DUNIA NASKAH

JAIRI IRAWAN, 120510986 (2010) KONSTRUKSI KELUARGA DALAM SERAT MURTASIYAH: SUNTINGAN TEKS DISERTAI TINJAUAN PANDANGAN DUNIA NASKAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-irawanjair-ABSTRAK.pdf

Download (670kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-irawanjair-FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Naskah Serat Murtasiyah berkode 07.63 M yang dibacakan pada acara arisan (kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam masyarakat berupa pengumpulan uang) memiliki fungsi sosial. Dapat dikatakan naskah ini menjadi semacam kitab rujukan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan khususnya dalam ranah rumah-tangga. Tradisi pembacaan naskah ini disebut tradisi mamaca. Tradisi mamaca ini juga dapat ditemukan di masyarakat Bali dengan penyebutan lain mabasan. Pun juga di Banyuwangi tradisi ini disebut mocoan. Penelitian ini mengambil judul “Konstruksi Keluarga dalam Serat Murtasiyah: Suntingan Teks disertai Tinjauan Pandangan Dunia Naskah”, memiliki tiga tujuan utama: pertama menghasilkan suntingan teks Serat Murtasiyah 07.63 M yang dipandang bersih dari kesalahan dan dapat dipertanggungjawabkan serta dapat menjadi sumber bagi penelitian lain; Kedua menghasilkan terjemahan yang representatif sehingga dapat dinikmati masyarakat secara langsung; Ketiga menafsirkan pandangan dunia naskah Serat Murtasiyah 07.63 M terhadap kenyataan sosial masyarakat Madura. Penelitian ini menggunakan dua metode penelitian yaitu metode penelitian filologi dan metode penelitian sastra. Pemanfaatan metode penelitian filologi dimaksudkan untuk memeroleh suntingan teks yang representatif, sedangkan penelitian sastra untuk menggali dan dan menafsirkan unsur-unsur yang dikandung dalam naskah Serat Murtasiyah, antara lain hubungan antara struktur teks, pengarang, dan struktur sosial masyarakat penerimanya, yaitu komunitas masyarakat Madura. Penelitian ini lebih menitikberatkan pada pendekatan sosiologi ilmu pengetahuan. Melalui pendekatan ini diharapkan dapat membangun pemahaman yang menyeluruh atas naskah Serat Murtasiyah sekaligus mengungkapkan perjalanan naskah Serat Murtasiyah dari tempat awalnya tercipta/tersalin hingga naskah ini hidup dan dilestarikan di lingkungan masyarakat Madura. Hasil penelitian ini adalah dalam setiap pembacaan Serat Murtasiyah di setiap acara arisan dan acara penting lainnya ditekankan akan pentingnya konsep harmoni dalam struktur keluarga. Naskah Serat Murtasiya ini berisi nasihatnasihat bagaimana membina hubungan keluarga yang harmonis yang dipadukan dengan doktrin-doktrin agama Islam yang menjadi bagian utama identitas masyarakat Madura. Konsep harmonis dalam hubungan suami istri di masyarakat Madura adalah berlangsungnya konsep keluarga patriarki dengan laki-laki menjadi superordinat bagi perempuan. Dengan kata lain masyarakat Madura menghendaki stagnasi dalam hubungan antara suami dan istri ini. Jika “keteraturan” ini berubah maka keadaan yang sudah berjalan akan mengalami gangguan dan akhirnya keluarga tidak akan tenteram.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS BI 45/ 10 Ira k
Uncontrolled Keywords: MANUSCRIPTS
Subjects: P Language and Literature
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsEmail
JAIRI IRAWAN, 120510986UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMoch. Ali, S.S., M.A. Min.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 21 Mar 2011 12:00
Last Modified: 15 Aug 2016 05:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27004
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item