KOMUNIKASI DAN MAKNA TEKS DALAM NOVEL CANTIK ITU LUKA KARYA EKA KURNIAWAN

AGUS SUSANTI, 120510895 (2010) KOMUNIKASI DAN MAKNA TEKS DALAM NOVEL CANTIK ITU LUKA KARYA EKA KURNIAWAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-susantiagu-ABSTRAK.pdf

Download (753kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-susantiagu-FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian yang berjudul "Komunikasi dan Makna Teks dalam Novel Cantik itu Luka karya Eka Kurniawan" ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami bagaimana wujud penyajian teks serta komunikasi dan makna teks yang terdapat dalam novel CIL. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang menekankan pada wilayah analisis isi (content analysis). Melalui metode ini,langkah pertama yang dilakukan adalah menganalisis wujud penyajian teks yang meliputi dekor realis, motif fantastik, wacana dan kronologi cerita, pencerita, serta tokoh dan penokohan dengan memanfaatkan teori fantastik Tzvetan Todorov. Langkah berikutnya adalah menganalisis komunikasi teks dengan memanfaatkan teori naratif Seymour Chatman untuk mengetahui perjalanan teks dari pengarang kepada pembaca, kemudian dilanjutkan dengan melakukan pemaknaan terhadap motif-motif fantastik yang dihadirkan dalam teks untuk mengetahui makna teks CIL. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teks CIL berada dalam tegangan antara dua kutub, yaitu antara kutub natural dan kutub supranatural. Cerita dalam teks CIL dapat dimasukkan ke dalam golongan cerita fantastic-uncanny, yaitu cerita yang pada awalnya menimbulkan keraguan antara dunia natural dan supranatural, tetapi pada akhirnya dapat diterangkan secara rasional pada akhir cerita. Teks CIL hadir atas sebuah dorongan untuk menyampaikan kebenaran tentang keadaan Indonesia pada masa kini. Penggunaan motif-motif fantastik dalam CIL merupakan sebuah cara untuk mengangkat detil-detil tertentu dalam realitas kehidupan di Indonesia yang selama ini diabaikan atau sengaja ditutuptutupi. Teks CIL menjadi sebuah media untuk menyoroti keadaan Indonesia pasca pemerintahan Orde Baru. Pengarang menggambarkan keadaan Indonesia pada masa kini yang disejajarkan dengan motif-motif fantastik yang dihadirkan dalam teks. Melalui pemaknaan terhadap motif-motif tersebut menunjukkan bahwa hukum di Indonesia tidak memiliki rasa keadilan yang merata terhadap seluruh rakyatnya. Upaya penegakan hukum terhadap kasus-kasus yang menimpa para pejabat dan elite politik, terutama terhadap orang-orang dari rezim Orba selalu tidak tegas dan terkesan tidak ditangani secara serius. Karena pada kenyataannya, masih banyak kasus pelanggaran hukum di Indonesia yang menguap begitu saja dan kebenarannya tidak pernah terungkap sampai sekarang. Pemaknaan terhadap motif-motif fantastik yang dihadirkan dalam teks juga mampu menunjukkan bahwa melalui teks CIL, pengarang ingin menggambarkan berbagai persoalan yang sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS BI 55/ 10 Sus k
Uncontrolled Keywords: COMMUNICATION; NOVEL
Subjects: P Language and Literature
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsEmail
AGUS SUSANTI, 120510895UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAdi Setijowati, Dra., M.Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 22 Mar 2011 12:00
Last Modified: 15 Aug 2016 08:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27011
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item