NOVEL BIOLA TAK BERDAWAI KARYA SENO GUMIRA JIDARMA: TINJAUAN INTERTEKSTUALITAS

RAKHMANNU AMRI, 120710066 (2012) NOVEL BIOLA TAK BERDAWAI KARYA SENO GUMIRA JIDARMA: TINJAUAN INTERTEKSTUALITAS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (190kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (744kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Skripsi berjudul “Novel Biola Tak Berdawai Karya Seno Gumira Ajidarma: Tinjauan Intertekstualitas” penelitian ini bertunjuan: pertama mengungkap struktur novel Biola Tak Berdawai, kedua menjelaskan makna yang terkandung dalam teks. Melalui bantuan teori struktur, dapat diketahui secara detailstruktur yang membangun teks, yaitu judul, alur, sudut pandang, latar, tokoh dan penokohan, serta ketidakgramatikalan. Hasil pada tahap pertama ini, dimanfaatkan untuk mempermudah analisis pada tahap kedua, yaitu dengan semiotika Riffaterre. Analisis pada tahap dua meniktikbertakan pada intertekstualitas dan varian, model, matriks demi mendapatkan makna. Hasil dari penelitian ini ditemukan adanya hubungan/relasi tokoh dalam BTB dengan tokoh dalam Mahabharata. Lebih dari itu, dalam novel BTB ditemukan varian berupa nasib dan kewajiban setiap tokohnya, kemalangan yang dialami, kesendirian dan tokoh – tokoh Mahabharata. varian-varian tersebut ditransformasikan dalam sebuah model menjadi dawai. Dawai adalah sebuah kata yang memiliki makna sebagai jiwa. Jika dikaitkan dengan judul novel, dawai akan merujuk pada sebuah biola yang tidak memiliki dawai, sehingga tidak dapat dikatakan “kehilangan jiwa”. Jika dawai dikaitkan dengan para tokoh dalam novel, tentunya dawai tersebut berkaitan dengan kondisi jiwa para tokoh tersebut. Dari model tersebut diketahui kebenaran matriksnya, yaitu kegelisahan jiwa manusia. Berdasarkan tahap analisis kedua, didapatkan pemaknaan terhadap novel BTB, yaitu nasib dan darma manusia. Nasib merupakan jalan menuju takdir yang dipilih sendiri oleh manusia. Manusia yang terlahir berhak memilih jalan nasibnya sendiri dan waib menjalankan tugasnya sebagai manusia. Selain itu memberikan pandangan pada kegelisahan jiwa seorang manusia yang tercipta dari sebuah kondisi. Kondisi adalah sebuah kondisi yang tercipta karena konflik pribadi tokoh BTB.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS.BI.04 12 Amr n
Uncontrolled Keywords: NOVEL
Subjects: P Language and Literature
P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania > PL5051-5497 Malayan (Indonesian) languages
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsEmail
RAKHMANNU AMRI, 120710066UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAdi Setijowati, Dra., M.Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 07 Nov 2012 12:00
Last Modified: 15 Aug 2016 05:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27068
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item