MAKNA KELUARGA DALAM BALUTAN CERITA FANTASTIK PADA KUMPULAN CERPEN BIDADARI YANG MENGEMBARA KARYA AS LAKSANA

UHTIA FAJRIHATI OKTAVIANI, 120810007 (2012) MAKNA KELUARGA DALAM BALUTAN CERITA FANTASTIK PADA KUMPULAN CERPEN BIDADARI YANG MENGEMBARA KARYA AS LAKSANA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2012-oktavianiu-21824-11.abstr-k.pdf

Download (267kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
Fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (761kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini berjudul ―Makna Keluarga dalam Balutan Cerita Fantastik pada Kumpulan Cerpen Bidadari yang Mengembara Karya AS Laksana‖ dan bertujuan untuk mengetahui struktur cerita fantastik dan makna keluarga dalam kumpulan cerpen tersebut. Alasan penelitian ini hanya mengambil sembilan dari dua belas cerpen yang terdapat dalam kumpulan cerpen tersebut adalah: pertama, menghadirkan cerita-cerita dengan isu tentang keluarga yang tidak diceritakan secara realis. Kedua, narator dalam beberapa cerpen diposisikan sebagai pihak yang mendengar kisah-kisah melalui pihak lain yang kemudian mengisahkannya kembali kepada pembaca. Penelitian ini menggunakan metode content analysis (analisis isi) dengan memanfaatkan teori fantastik yang dikemukakan oleh Tzvetan Todorov, untuk mendeskripsikan dan meneliti struktur fantastik yang meliputi narator, tokoh, alur, dekor realis, dan peristiwa-peristiwa aneh dalam kumpulan cerpen Bidadari yang Mengembara. Setelah menemukan aspek-aspek fantastik dalam teks, kemudian dilakukan pemaknaan tekstual mendalam terhadap teks tersebut. Dalam penelitian ini terlihat bahwa teks-teks dalam kumpulan cerpen Bidadari yang Mengembara menggunakan cerita fantastik untuk menyampaikan makna keluarga. Cerita fantastik dimanfaatkan untuk mengungkap absurditas dalam keluarga. Imajinasi-imajinasi absurditas yang dihadirkan adalah rangkaian untuk mengungkap makna keluarga tersebut. Absurditas dalam cerpen-cerpen dihadirkan melalui problem keluarga yang kompleks. Selain itu, berdasarkan analisis tentang makna keluarga dapat ditarik kesimpulan bahwa keluarga menghadirkan dua sisi makna, positif dan negatif. Makna pertama keluarga adalah sumber masalah. Keluarga tidak menghadirkan kedamaian bagi masing-masing anggota keluarganya, akan tetapi justru menghadirkan berbagai maslah yang justru merugikan anggota keluarga lainnya. Dilain pihak, keluarga dapat dimaknai sebagai tempat belajar. Lingkungan keluarga adalah tempat belajar pertama kali dan sebagai pembentukan karakter individu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS.BI.55/12 Okt m
Uncontrolled Keywords: SHORT STORY
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsEmail
UHTIA FAJRIHATI OKTAVIANI, 120810007UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorI. B. Putera Manuaba, Dr. , M.Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: hari
Date Deposited: 18 Dec 2012 12:00
Last Modified: 08 Sep 2016 03:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27178
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item