PENYAKIT MATA DI INDONESIA 1967 - 1980

SANTI LESTARI, 120410779 (2012) PENYAKIT MATA DI INDONESIA 1967 - 1980. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2013-lestarisan-22223-9.abstra-i.pdf

Download (79kB) | Preview
[img] Text (full text)
Fulltext(1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Studi ini membahas tentang penyakit mata yang berakibat pada kebutaan di Indonesia pada tahun 1967 sampai dengan tahun 1980. Kebutaan mempunyai korelasi dengan penyakit mata dimana kebutaan merupakan suatu kondisi terburuk akibat penyakit mata. Kebutaan disini adalah kebutaan yang berawal dari adanya penyakit mata trachoma, glaucoma, xerophthalmia dan katarak. Dimana keempat penyakit tersebut merupakan penyakit mata yang paling berpotensi mengakibatkan kebutaan. Perkembangan penyakit mata hingga menjadi buta karena kurangnya perhatian dan perawatan terhadap mata. Penyakit mata cukup meresahkan karena berakibat pada kebutaan. Kebutaan ditakuti karena walaupun tidak menyebabkan kematian, namun lebih banyak berdampak negatif. Selain menyebabkan kemunduran produktivitas, juga berpengaruh pada keluarga dan lingkungan sosialnya. Persoalan dimulai dengan tingginya jumlah kasus penyakit mata di Indonesia tertama karena defisiensi vitamin A khususnya pada anak-anak sehingga pada tahun 1967 dikeluarkan pernyataan bahwa kebutaan merupakan bencana nasional yang diatasi dan perkembangannya sampai dengan tahun1980. Dari kondisi tersebut, penulis mengambil beberapa pokok permasalahan yaitu bagaimana perkembangan penyakit mata dan dampaknya di Indonesia, serta bagaimana bentuk penanganannya dan penanggulangan penyakit mata oleh pemerintah di Indonesia tahun 1967-1980. Penulisan skkripsi ini menggunakan metode peneliitian sejarah yang meliputi heuristic, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Studi ini menunjukkan terjadinya penyakit mata yang berakibat pada kebutaan di Indonesia tahun 1967-1980. Pada tahun 1967 banyak kasus penderita penyakit mata di Indonesia dikarenakan defisiensi vitamin A khususnya pada anak sehingga dikeluarkannya pernyataan resmi pemerintah pada 24 Juli 1967 yang menyatakan kebutaan sebagai bencana nasional yang perlu segara diatasi. Upaya kesehatan mata dan penanggulangan kebutaan di Indonesia tahun 1967-1980 melalui upaya preventif, promotif dan kuratif oleh pemerintah melalui Dinas Kesehatan Mata yang dibentuk di beberapa propinsi, pembagian RPO, pendidiran Bank Mata, dan pendirian puskesmas. Upaya-upaya ini pada awalnya terhambat oleh berbagai tantangan baik secara teknis maupun oleh masyarakat yang kurang merespon upaya penanggulangan penyakit mata tersebut. hingga pada tahun 1979/1980 dilakukan pelayanan kesehatan mata melalui Puskesmas,

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS.SEJ.25/12 Les p
Uncontrolled Keywords: EYE DISEASE
Subjects: C Auxiliary Sciences of History
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SANTI LESTARI, 120410779UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMoordiati, S.S. M.HumUNSPECIFIED
Depositing User: hari
Date Deposited: 08 Jan 2013 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 16:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27204
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item