PENERAPAN EUFEMISME DALAM PERISTIWA TUTUR BAGI ETNIS MADURA DI WILAYAH KABUPATEN BANGKALAN : KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

RATNA KIKKY AMELIA, 120911021 (2013) PENERAPAN EUFEMISME DALAM PERISTIWA TUTUR BAGI ETNIS MADURA DI WILAYAH KABUPATEN BANGKALAN : KAJIAN SOSIOLINGUISTIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-ameliaratn-27757-4.abstr-k.pdf

Download (262kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FS.BI.18-13 Ame g.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini memaparkan penerapan eufemisme dalam peristiwa tutur pada masyarakat Madura yang menggunakan bahasa Madura di Wilayah Pemerintahan Kabupaten Bangkalan. Masalah ini ditelaah berdasarkan ilmu interdisipliner yakni sosiolinguistik. Setiap penutur masyarakat Madura, pada dasarnya mempunyai kemampuan dasar untuk berkomunikasi. Kemampuan tersebut dikenal sebagai communicative competence. Masyarakat Madura yang menggunakan bahasa Madura saat berkomunikasi sudah barang tentu mempertimbangkan nilai rasa dalam memilih kata-kata. Kata-kata yang mengandung makna konotasi negatif sedapat-dapatnya dihindari. Karena masyarakat Madura yang menggunakan bahasa Madura sangat bervariasi apabila ditinjau dari stratifikasi sosialnya, maka pemilihan eufemisme juga bervariasi. Penerapan eufememisme dalam peristiwa tutur sering dilakukan pada masyarakat Madura yang menggunakan bahasa Madura dan yang terstratifikasi sosial tinggi terutama mereka yang dari kalangan bangsawan atau dari kalangan priyayi. Adapun tujuan penelitian ini, yakni : (1) mendeskripsikan bentuk eufemisme yang digunakan masyarakat Madura di Wilayah Pemerintahan Kabupaten Bangkalan, dan (2) mendeskripsikan latar belakang penggunaan eufemisme. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan datanya dengan teknik kuesioner dan wawancara. Pada dasarnya, masyarakat Madura yang menggunakan bahasa Madura di Wilayah Pemerintahan Kabupaten Bangkalan dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Madura dengan memilih bentuk halus (eufemisme). Eufemisme dipilih dengan tujuan untuk menghindari bentuk-bentuk kasar. Selain itu, mereka tetap menjaga kesantunan dalam berkomunikasi. Pemilihan bentuk halus oleh sebagian masyarakat Madura bertujuan untuk menghormati lawan bicaranya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS.BI. 18/13 Ame g
Uncontrolled Keywords: PENERAPAN EUFEMISME
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P1-1091 Philology. Linguistics(General)
P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P101-410 Language. Linguistic theory. Comparative grammar
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsEmail
RATNA KIKKY AMELIA, 120911021UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEddy Sugiri,, Drs., M.Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 28 Oct 2013 12:00
Last Modified: 05 Aug 2016 02:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27241
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item