BIOGRAFI KANJENG GUSTI PANGERAN ADIPATI ARYO MANGKUNEGORO VIII

DODY SETIAWAN, 120810349 (2013) BIOGRAFI KANJENG GUSTI PANGERAN ADIPATI ARYO MANGKUNEGORO VIII. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-setiawando-32393-8.-abstr-i.pdf

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text (full text)
fs sej 1.pdf

Download (661kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian dalam penulisan skripsi ini mengkaji tentang kehidupan dan pemikiran tentang seorang raja dari Mangkunegaran Surakarta. Studi penelitian ini merupakan studi biografi seorang raja Mangkunegaran dalam mempertahankan nilai-nilai budaya Jawa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode penelitian sejarah yang mencakup lima tahapan yaitu (1) pemilihan topik, (2) pengumpulan sumber, (3) verivikasi (kritik sejarah, keabsahan sumber), (4) interpretasi analisis dan sintesis, dan (5) penulisan. Sri Mangkunegoro VIII membawa sebuah misi agung yaitu melestarikan peninggalan budaya luhur Mangkunegaran, menggalang persatuan antar kerabat, meningkatkan potensi kerabat Mangkunegaran untuk lebih berpartisipasi dalam mensukseskan pembangunan Nasional. Penggabungan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia membuat Mangkunegaran kehilangan kekuasaannya. Setelah penggabungan dalam wilayah Indonesia, Sri Mangkunegoro VIII berusaha keras untuk menyerahkan segala pikirannya dalam membangun jatidiri bangsa Indonesia. Langkah yang ditunjukkan oleh Mangkunegoro VIII adalah membangkitkan kembali kebudayaan Mangkunegaran dan membangun ketahanan nasional dalam bidang budaya. Keinginan Sri Paduka Mangkunegoro VIII untuk menatap masa depan yang lebih baik itu dilandasi dengan mempertahankan identitas Mangkunegaran sebagai salah satu simbol kebudayaan Nasional. Usaha yang dilakukan Mangkunegoro VIII dalam menghidupkan dan mengembangkan budaya Jawa patut dicatat dan dihargai. Meskipun Mangkunegaran telah bergeser tidak lagi menjadi pusat kekuasaan melainkan hanya sebagai pusat pengembangan budaya Jawa. Di bawah kepemimpinan Sri Mangkunegoro VIII, Puro Mangkunegaran tetap dapat melihat masa depan yang lebih baik. Usaha Mangkunegoro VIII membawa kembali kebudayaan Jawa pada akarnya dengan cara menghidupkan kembali tradisi-tradisi leluhurnya, membuat Mangkunegaran terhindar dari kemorosotan nilai-nilai dan norma-norma orang Jawa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS.Sej. 14/13 Set b
Uncontrolled Keywords: KINGDOM
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > HN1-995 Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Creators:
CreatorsEmail
DODY SETIAWAN, 120810349UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorGayung Kasuma, S.S., M.Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 19 Dec 2013 12:00
Last Modified: 16 Jul 2017 20:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27339
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item