PERDAGANGAN CANDU DI SURABAYA TAHUN 1899 - 1936

Ainy, Nurul, NIM. 129910051 (2007) PERDAGANGAN CANDU DI SURABAYA TAHUN 1899 - 1936. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-ainynurul-5485-fssej1-k.pdf

Download (320kB) | Preview
[img] Text (full text)
gdlhub-gdl-s1-2007-ainynurul-5485-fssej1-7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perdagangan opium adalah salah satu kegiatan perniagaan yang cukup penting di masa lampau. Kegunaannya sebagai bahan obat menjadikannya komoditi yang banyak dicari oleh orang. Sebelum kedatangan bangsa Eropa ke Asia, perdagangan ini dikuasai oleh para pedagang dari Arab, India dan Persia. Peranan mereka lalu diambil alih oleh bangsa Eropa sejak abad ke-17. Sejalan dengan kolonialisme Di Asia beberapa negara Eropa melakukan monopoli opium di negara jajahannya. Negara-negara itu diantaranya adalah Perancis, Inggris dan Belanda. Inggris dan Belanda merupakan dua negara yang banyak memperoleh keuntungan dari monopoli candu ini . Ketika itu madat adalah suatu hal yang dilegalkan oleh pemerintahan manapun. Tema yang diambil dalm penyusunan Skripsi ini adalah perdagangan candu di Surabaya tahu 1899-1930-an.Metode yang digunakan untuk penelitian adalah metode historis.Berdasarkan batasan temporal yang digunakan, maka penelusuran sumber yang hanya bisa dilakukan dalam bentuk studi .pustaka. Data yang diperoleh kemudian dibedakan menjadi sumber primer dan sumber sekunder. Seleksi terhadap sumber juga dilakukan sebisa mungkin, sehingga hasil dari penelitian ini nantinya dapat dipertanggungjawabkan. Kritik sumber juga dilakukan, agar tulisan yang dihasilkan bersifat obyektif. Ada dua sistem monopoli yang terkenal dijalankan oleh pemerintah Hindia Belanda yaitu, opiumpacht dan opium-regie. Opium-regie merupakan bahasan utama dalam skripsi ini terutama yang dijalankan di Surabaya. Disamping penjualan resmi juga akan dibahas mengenai penyelundupan dan pasar gelap candu di kota ini. Opium-regie mulai dijalankan di Surabaya mulai tahun 1899. Surabaya yang telah menjadi salah satu kota yang berpengaruh di Hindia Belanda setelah Batavia, juga merupakan salah satu tempat dengan penduduk yang mengkonsumsicandu terbanyak di Jawa.Perkembangannya untuk menjadi kota kolonial telah merubah Surabaya secara fisik dan non fisik. Perubahan tersebut yang kemudian berpengaruh terhadap perdagangan candu disini, baik yang resmi maupun yang ilegal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS Sej 15/07 Ain p
Uncontrolled Keywords: OPIUM TRADE
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF1-6182 Commerce
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Ainy, Nurul, NIM. 129910051UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorPurnawan Basundoro, SS., M.HumUNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 26 Nov 2007 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 17:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27354
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item