JEMAAT AHMADIYAH INDONESIA CABANG SURABAYA DALAM EMPAT MASA (1938-1970)

Harikusuma, Novi Dwi, NIM. 129910074 (2007) JEMAAT AHMADIYAH INDONESIA CABANG SURABAYA DALAM EMPAT MASA (1938-1970). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-harikusuma-5490-fssej1-k.pdf

Download (339kB) | Preview
[img] Text (full text)
gdlhub-gdl-s1-2007-harikusuma-5490-fssej1-7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksistensi Jemaat Ahmadiyah Indonesia Cabang Surabaya yang didirikan pada tahun 1938 yang mampu bertahan hingga dewasa ini. Kota Surabaya yang terkenal dengan kota indamardi (industri, dagang, maritim, dan pendidikan) merupakan suatu lingkungan sosial yang mempengaruhi perkembangan Jemaat Ahmadiyah Cabang Surabaya. Ini disebabkan oleh berbagai macam orang atau masyarakat yang berlatar belakang ekonomi, budaya, dan etnis berkumpul menjadi satu yang menghasilkan sebuah komunitas masyarakat. Maka dari itu sangat mempengaruhi pemikiran dari suatu masyarakat, yaitu heterogenitas. Heterogenitas ini merupakan suatu tolok ukur dari pemahaman sebuah masyarakat terhadap sebuah konsep pemikiran atau budaya. Hal ini terjadi pada Kota Surabaya di mana Jemaat Ahmadiyah eksis tanpa ada resistensi atau konflik dari pihak manapun juga yang tidak sepaham dengan Ahmadiyah. Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini ialah pemilihan topik, Heuristik, Verifikasi, diskriptif dan historiograti. Dalam penulisan ini juga menggunakan pendekatan atau teori sosiologi agama, sosiologi kota, dan psikologi agama. Ketiga pendekatan ini cukup membantu dalam menganalisa perkembangan Jemaat Ahmadiyah Indonesia Cabang Surabaya sehingga dapat diketahui eksistensi Jemaat Ahmadiyah Caabng Surabaya. Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa perkembangan masyarakat Kota Surabaya sangat mempengaruhi eksistensi Jemaat Ahmadiyah Cabang Surabaya kondisi politik Kota Surabaya dari masa ke masa tidak mampu menarik Jemaat Ahmadiyah Indonesia Cabang Surabaya ke dalam politik praktis. Dalam empat masa (kolonial, Jepang, kemerdekaan, dan pasca kemerdekaan) ini, Jemaat Ahmadiyah Indonesia Cabang Surabaya telah memperoleh anggota jemaat yang dibina dengan tabligh dan tarbiyat sehingga menghasilkan anggota yang berkualitas. Pada masa kolonial, Jemaat Ahmadiyah Indonesia Cabang Surabaya, tidak mendapat halangan dari pihak manapun juga. Pada masa pendudukan Jepang, Jemaat Ahmadiyah Indonesia Cabang Surabaya mendapat resitensi dari pemerintah militer Jepang, karena dianggap sebagai sebagai sekutu Inggris. Sebagai konsekuensinya, Jemaat Ahmadiyah Indonesia Cabang Surabaya dilarang melakukan aktifitas apaun juga. Pada periode revolusi fisik di Surabaya, beberapa ikut proaktif dalam membela tanah air dalam pertempuran melawan sekutu. Jemaat Ahmadiyah Indonesia Cabang Surabaya pasca revolusi fisik mulai menampakkan aktivitasnya dan pada masa kemerdekaan Jemaat Ahmadiyah Indonesia Cabang Surabaya cukup leluasa dalam melaksanakan aktivitas tabligh dan tarbiyat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS Sej 11/07 Har j
Uncontrolled Keywords: ISLAMIC � ORGANIZATION; RELIGION AND SOCIOLOGY; ISLAM � PSYCHOLOGY
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP1-253 Islam
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Creators:
CreatorsEmail
Harikusuma, Novi Dwi, NIM. 129910074UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSarkawi B Husain, S.S.,M.Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 26 Nov 2007 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 18:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27359
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item