MAKNA SIMBOLIK MAKAM BUNG KARNO DI BLITAR, 1970-1990an

Aji Kusuma Atmaja, 120914067 (2013) MAKNA SIMBOLIK MAKAM BUNG KARNO DI BLITAR, 1970-1990an. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (full text)
ATMAJA%2C%20AJI%20K.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Makam Bung Karno merupakan makam proklamator dan presiden pertama republik Indonesia. Makam Bung Karno terletak di Blitar Jawa Timur, makam Bung Karno menjadi simbol dari kebesaran Bung Karno yang telah menyatukan pulau –pulau dari Sabang sampai Merauke menjadi satu kesatuan negara yang bernama Indonesia melalui Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Dalam pembangunannya, makam Bung Karno memiliki makna sebagai simbol dalam memaknai perjuangan seorang pahlawan yang telah berjuang dengan semangat kebangsaan dalam menentang segala bentuk kolonialisme dan imperialisme dari bangsa penjajah. Hal ini menjadikan makam Bung Karno memiliki pengaruh dan ikatan yang sangat kuat bagi rakyat Indonesia dikarenakan pemikiran dan cita-cita Bung Karno tentang Indonesia. Pemaknaan rakyat Indonesia dari satu periode ke periode berikutnya, merupakan suatu hal yang menarik untuk dikaji. Perubahan yang terjadi disesuaikan dengan perkembangan zaman dan masa pemerintahan yang berubah di Indonesia. Pemakaman Bung Karno di Blitar memiliki beberapa pemaknaan sebagai upaya dari penguasa Orde Baru untuk menjauhkan Bung Karno dari pusat pemerintahan dikarenakan dalam wasiat yang ditulis Bung Karno ketika masih hidup dan pemaknaan lain mendekatkan Bung Karno dengan Ibundanya yang dimakamkan di Blitar. Dalam perkembangan selanjutnya, makam Bung Karno menjadi simbol baru bagi Blitar, Pengagum Bung Karno datang ke Blitar untuk berziarah dan bertukar pikiran tentang pemikiran Bung Karno yang menjadikan Blitar sebagai Kota Bung Karno. Sebuah pemakaman yang awalnya merupakan bentuk penghilangan pengaruh Bung Karno, kini berubah menjadi sebuah tempat untuk memaknai gagasan Bung Karno bagi Indonesia, Pancasila sebagai Pemikiran Bung Karno menjadi dasar bagi perbedaan dari suku, agama, daerah asal di Indonesia. Begitupula dengan kelahiran dan kematian pada bulan Juni yang selalu diperingati sebagai bulan Bung Karno.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Sej. 06/14 Atm m
Uncontrolled Keywords: SYMBOLIC MEANING
Subjects: D History General and Old World
D History General and Old World > DS Asia
D History General and Old World > DS Asia > DS591-599 Malaysia. Malay Peninsula. Straits Settlements
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Aji Kusuma Atmaja, 120914067UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorPurnawan Basundoro, Dr., SS., M.HumUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with username agung
Date Deposited: 06 Feb 2014 12:00
Last Modified: 18 Jun 2017 18:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27492
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item