SUNTINGAN TEKS DAN MAKNA DALAM KITAB MAWAIDHOTUS SHOLAT

YANA SHURAIDA, 120610064 (2011) SUNTINGAN TEKS DAN MAKNA DALAM KITAB MAWAIDHOTUS SHOLAT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-shuraidaya-19402-fsbi10-k.pdf

Download (301kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-shuraidaya-16206-fsbi10-s.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian teks MS mempunyai dua tujuan utama yaitu 1) menghasilkan suntingan teks yang bersih dari kesalahan salin dan tulis dan dapat di pertanggungjawabkan. Serta dapat dipakai sebagai sumber berbagai penelitian bidang ilmu lain dengan menggunakan naskah kuna sebagai sumber informasi. Untuk mencapai tujuan-tujuan diatas, diterapkan beberapa teori yaitu teori filologi dan teori pragmatik. Teori filologi berkaitan dengan suntingan teks. Metode suntingan teks yang digunakan adalah metode standart, yaitu menerbitkan naskah dengan membetulkan kesalahan-kesalahan kecil dan ketidakajegan, sedangkan ejaannya disesuaikan dengan ejaan bahasa Jawa yang disempurnakan. Metode penelitian naskah yang digunakan adalah metode penelitian naskah dan metode penyuntingan teks. Metode penelitian naskah mencakup penentuan naskah individual dan deskripsi naskah. Metode suntingan teks berupaya menyajikan suntingan teks disertai aparat kritik tanpa mengubah kekhasan dan keasliannya. Kritik teks dalam naskah MS terdapat kesalahan salin atau tulis yang berupa lakuna, adisi, ditografi dan subtitusi. Tinjauan pragmatik yang digunakan dalam teks MS lebih ditekankan pada makna yang terkandung dalam teks dan manfaat teks bagi masyarakat. Teks MS memberi pengetahuan yang luas kepada kita yaitu penjelasan tentang shalat. Dengan adanya teks Ms masyarakat lebih mengerti tentang shalat serta pahalapahala yang akan diperoleh dalam setiap rakaat-rakaat shalat. Masyarakat yang belum mengerti serta belum faham akan shalat akan lebih mengerti tentang ibadah shalat, mulai dari tata cara shalat, rukun-rukun shalat, waktu shalat dan pahalapahala shalat. Sehingga mereka tidak akan tenang jika meninggalkan ibadah shalat walau sakit sekalipun. Banyaknya penegasan tentang pentingnya shalat yang terdapat dalam sumber-sumber Agama, dapat disimpulkan bahwa shalat merupakan keseluruhan ajaran dan tujuan Agama. Sehingga tidak dapat dipungkiri jika shalat dikatakan sebagai tiangnya Agama karena tegak kokohnya Agama islam ditentukan oleh shalat. Sesungguhnya penjelasan mengenai shalat tersebut secara tidak langsung memberikan anjuran kepada semua umat muslim agar lebih taat dan khusuk dalam menjalankan ibadah shalat, serta lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menyadari betapa mulia dan murahnya Allah SWT kepada kita.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS BI 10/11 Shu s
Uncontrolled Keywords: teks
Subjects: P Language and Literature > PJ Semitic > PJ6073-7144 Language
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
YANA SHURAIDA, 120610064UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSutji Hartiningsih, Dra. , M. HumUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 03 Aug 2011 12:00
Last Modified: 04 Jul 2017 23:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27697
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item