Campur kode dan alih kode komunikasi santri Pondok Pesantren Assalaam Surakarta

Lieke Dian Pratiwi, 120610054 (2011) Campur kode dan alih kode komunikasi santri Pondok Pesantren Assalaam Surakarta. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2011-pratiwilie-19406-fsbi13-k.pdf

Download (113kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
gdlhub-gdl-s1-2011-pratiwilie-16209-fsbi13-c.pdf
Restricted to Registered users only

Download (678kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian yang berjudul “Campur Kode dan Alih Kode Komunikasi Santri Pondok Pesantren Assalaam Surakarta” ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk campur kode dan alih kode serta faktor-faktor penyebab terjadinya kedua peristiwa kebahasaan tersebut. Data penelitian ini diperoleh dari tuturan santri yang berada di Pondok Pesantren Assalaam. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dan metode cakap. Metode simak yaitu metode dengan menyimak data-data kebahasaan yang diucapkan santri. Metode cakap digunakan untuk mengetahui latar belakang terjadinya campur kode dan alih kode. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik rekam, dan teknik catat Teknik rekam adalah teknik dengan cara merekam data kebahasaannya dan dilanjutkan dengan menggunakan teknik catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa percampuran kode pada tuturan santri Pondok Pesantren Assalaam terjadi dari unsur bahasa Arab, bahasa Indonesia dialek Jakarta, bahasa Jawa, dan bahasa Inggris. Percampuran kode tersebut terjadi dalam bentuk kata dan frasa. Percampuran kode banyak ditemukan dari unsur bahasa Arab, sebab para santri sedang mempelajari bahasa Arab yang merupakan bahasa wajib yang ada di Pondok Pesantren Assalaam. Peralihan kode terjadi dari bahasa Indonesia yang kemudian dialihkan ke bahasa Arab atau pun sebaliknya, dari bahasa Indonesia dialihkan ke bahasa Jawa ataupun sebaliknya, dan dari bahasa Indonesia kemudian dialihkan ke bahasa Inggris ataupun sebaliknya. Faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya peristiwa campur kode dan alih kode di antaranya adalah untuk mempertahankan istilah asli, untuk menimbulkan efek kesantunan dan menghormati, untuk menegaskan sesuatu, keinginan untuk menyesuaikan diri dengan bahasa yang dikuasai lawan tutur, dan perubahan dari formal ke informal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS BI 13/11 Pra c
Uncontrolled Keywords: SOCIOLINGUISTICS
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P40 Sociolinguistics
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsNIM
Lieke Dian Pratiwi, 120610054UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDwi Handayani,, Dra. M. HumUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 03 Aug 2011 12:00
Last Modified: 09 Aug 2016 08:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27700
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item