MODUS MENGADA TOKOH UTAMA DALAM KUMPULAN CERITA PENDEK FILOSOFI KOPI KARYA DEWI LESTARI

PUTRI DIONE AYU AGUSTINS, 120710189 (2011) MODUS MENGADA TOKOH UTAMA DALAM KUMPULAN CERITA PENDEK FILOSOFI KOPI KARYA DEWI LESTARI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2011-agustinspu-19487-fsbi34-k.pdf

Download (91kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
gdlhub-gdl-s1-2011-agustinspu-16256-fsbi34-m.pdf
Restricted to Registered users only

Download (886kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menganalisis secara kritis tentang identitas tokoh melalui kajian psikologi eksistensial dalam cerpencerpen pada kumpulan cerpen Filosofi Kopi karya Dewi Lestari. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi sebuah gagasan pemikiran yang bertumpu pada bidang psikologi sastra. Filosofi Kopi sendiri merupakan kumpulan cerita dan prosa, yang terdiri dari 8 cerita pendek dan 10 prosa. Namun dalam menganalisis modus mengada tokoh utama, hanya lima cerpen saja yang dikaji, yakni: “Filosofi Kopi”,“Mencari Herman”, “Sikat Gigi”, “Sepotong Kue Kuning”, dan “Rico de Coro”. Dengan alasan, cerpen-cerpen tersebut terlihat menonjolkan penceritaan perjalanan tokoh-tokoh yang mencari jatidiri, melalui pemikiran, perilaku, dan ucapannya, sehingga terlihat mempunyai perjalanan hidup yang kompleks. Asumsi dasar dipilih kumpulan cerpen Filosofi Kopi karya Dewi Lestari sebagai objek penelitian adalah selain karya ini pernah menjadi karya sastra terbaik tahun 2006 pilihan Majalah Tempo, juga dalam kumpulan ini banyak menampilkan tokoh yang mempunyai permasalahan kompleks dalam kehidupannya. Sebuah eksistensi, misalnya: mengalami trauma dimasa kecil, tokoh yang selalu mencari kesempurnaan hidup, pencarian jatidiri, perjuangan hidup, dan gejala-gejala kehidupan yang identik dengan eksistensi. Peneliti menemukan bahwa pendekatan yang paling relevan dan efektif dalam menganalisis unsur yang dominan dalam teks cerita pendek ini, khususnya pada tokoh utama, adalah menggunakan pendekatan psikologi sastra khususnya psikologi eksistensial. Langkah analisis melalui teks secara intrinsik dalam alur, tokoh, dan latar. Kemudian dari keempat hal tersebut peneliti menemukan unsur dominan yang pada tokoh utama melalui pencarian identitas dirinya. Kemudian analisis modus mengada tokoh utama dalam setiap cerita pendek. Selanjutnya, kesimpulan dan saran. Hasil penelitian ditemukan bahwa keadaan yang dibangun dari hasil tindakan dan perilaku tokoh melalui korelasi dengan cara eksistensi dalam dunia tokoh sendiri. Serta kondisi psikologis tokoh tersebut saat mengalami rasa cemas, keterasingan diri (alienasi), kematian, kebebasan, dan otentisitas dirinya sendiri. Dari kondisi sedemikian itu akhirnya tokoh mampu merefleksikan, mengevaluasi, dan mampu memaknai dirinya agar dipandang menjadi individu yang seutuhnya. Artinya, tokoh mampu menjelaskan bahwa eksistensinya bergantung pada pilihannya sendiri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS BI 34/11 Agu m
Uncontrolled Keywords: SHORT STORIES
Subjects: P Language and Literature
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsEmail
PUTRI DIONE AYU AGUSTINS, 120710189UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorListiyono Santoso, , M.HumUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 11 Aug 2011 12:00
Last Modified: 09 Aug 2016 08:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27719
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item